-
PAI UNY mendampingi guru MGMP PAI SMA DIY di SMA UII Yogyakarta untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek.
-
Dr. Hamdhan Djainudin menegaskan PjBL memberi ruang siswa aktif mencari solusi kontekstual, sekaligus membangun keterampilan abad ke-21.
-
Forum membahas contoh penerapan PjBL, pemanfaatan teknologi digital dan AI, agar pembelajaran PAI lebih inovatif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
SuaraJogja.id - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta (FISIP UNY), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Kali ini, Prodi PAI menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran PAI Berbasis Proyek bagi Guru MGMP PAI SMA DIY”.
Acara berlangsung di Ruang Audio Visual SMA UII Yogyakarta dan diikuti oleh guru-guru PAI tingkat SMA yang tergabung dalam MGMP PAI Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dr. Hamdhan Djainudin, M.Pd., bersama anggota tim pengabdian Ahmad Muzakkil Anam, M.Pd.I.
Melalui forum tersebut, para guru mendapatkan pendampingan intensif mengenai pengembangan perangkat pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL), sebuah pendekatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Dalam pemaparannya, Hamdhan menegaskan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi jembatan antara materi pelajaran dengan kebutuhan nyata siswa.
“Pendekatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar melalui identifikasi masalah, pencarian solusi, serta pelaksanaan proyek yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari,” jelas Hamdhan.
Peserta juga diajak memahami pentingnya keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian belajar.
Menurutnya, pembelajaran PAI tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi harus mampu membangun kepedulian serta kemampuan siswa menghadapi persoalan kehidupan nyata.
Baca Juga: Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
Berbagai contoh implementasi PjBL dalam pembelajaran PAI turut dibahas.
Guru didorong untuk mengangkat isu-isu yang dekat dengan lingkungan peserta didik sehingga materi agama dapat dipahami sekaligus dipraktikkan dalam keseharian.
Diskusi berlangsung aktif, dengan peserta berbagi pengalaman dan tantangan penerapan PjBL di sekolah masing-masing.
Selain itu, forum ini juga menyinggung pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan sebagai alat bantu pembelajaran. Hal ini diharapkan dapat membuat proses belajar lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Program Studi PAI UNY berharap guru MGMP PAI SMA DIY mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
“Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Prodi PAI UNY dalam mendukung peningkatan kompetensi guru serta penguatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah,” pungkas Hamdhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru