SuaraJogja.id - Belum habis soal sosok Siskaeee, yang belakangan ramai menjadi perbincangan usai video vulgarnya memamerkan payudara dan kelamin beredar di media sosial. Kali ini nama Siskaeee kembali menjadi perhatian di media sosial Twitter dengan tagar #SiskaeeeBukanMuslim.
Tagar itu muncul ditengarai karena warganet merasa janggal dengan pemakaian hijab oleh Siskaeee saat diperiksa jajaran Polda DIY beberapa waktu lalu. Bahkan tak sedikit pula yang menyebutnya mempermainkan agama.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto menuturkan bahwa Siskaeee merupakan seorang muslim.
"Kemarin yang bersangkutan sempat saya tanya, ‘apakah kamu muslim?' Dia (Siskaeee) jawab iya. Ketika saya tanya apakah salatmu tertib, dia jawab tidak, tapi masih salat," kata Yuli kepada awak media, Rabu (7/12/2021).
Lebih lanjut, diungkapkan Yuli, keterangan itu diperkuat dengan pengecekan terhadap Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik perempuan asal Sidoarjo tersebut. Ternyata memang benar bahwa di dalam KTP yang bersangkutan tercantum agama Islam.
"KTP-nya dicek, Islam. Foto KTP yang bersangkutan juga pakai jilbab," ungkapnya.
Terkait dengan netizen yang mempersoalkan perbedaan penampilan Siskaeee ketika diamankan di Bandung dan saat diperiksa di Polda DIY, Yuli menyebut bahwa itu merupakan permintaan dari yang bersangkutan. Polisi saat itu hanya memenuhi permintaan tersebut.
"Ketika dia (Siskaeee) mau dibawa dari Bandung, yang bersangkutan minta pakai jilbab. Ya kami kabulkan," ujarnya.
Diketahui bahwa saat tiba diamankan di Stasiun Kota Bandung pada Sabtu (4/12/2021) kemarin Siskaeee tertangkap kamera tidak mengenakan jilbab. Namun kemudian saat tiba di Polda DIY untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut yang bersangkutan muncul dengan balutan jilbab warna hitam.
Baca Juga: Tampil Berhijab, Tagar Siskaeee Bukan Muslim Viral di Twitter
Dalam kesempatan ini, Yuli memastikan bahwa jilbab hitam yang dikenakan Siskaeee dalam pemeriksaan di Polda DIY beberapa waktu lalu itu adalah milik pribadi. Sehingga jilbab itu memang bukan merupakan pemberian dari polisi.
"Jilbab itu dia (Siskaeee) sendiri yang punya, bukan dikasih polisi," tegasnya.
Seperti diketahui nama Siskaeee mencuat setelah beredar sebuah video porno yang memamerkan alat vital dengan latar Bandara YIA di Kulon Progo.
Setelah viral, polisi kemudian merespon dan berhasil menangkap sosok yang diduga Siskaeee di Bandung, Sabtu (4/12/2021) lalu. Sehari kemudian, ia langsung dibawa ke Polda DIY dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.
Dalam perkara ini, Siskaeee telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia ditetapkan tersangka usai diperiksa secara intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Polisi juga telah menggeledah kamar kos Siskaeee dengan mengamankan sejumlah barang. Selain itu Siskaeee juga telah dilakukan pemeriksaan oleh ahli untuk mengetahui gangguan dalam perilakunya.
Berita Terkait
-
Tampil Berhijab, Tagar Siskaeee Bukan Muslim Viral di Twitter
-
Mengenal Apa Itu Eksibisionisme yang Diduga Diderita Siskaeee
-
Beberkan Tes Kejiwaan Siskaeee, Psikolog: Ada Masalah Seksual
-
Polisi Ungkap Hasil Tes Kejiwaan Siskaeee: Punya Trauma Masa Lalu
-
Viral Penampakan Siskaeee Berjilbab usai Ditangkap Terkait Konten Vulgar
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Jadwal KRL Jogja-Solo Periode 6-11 Januari 2026 PP
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Kasus Dugaan Korupsi Eks Bupati Sleman, Pengamat Hukum Sebut Tak Tepat Diproses Pidana
-
Pasca Euforia Satu Indonesia ke Jogja, Carut Marut Transportasi Jogja Perlu Dibenahi
-
Anjing Diracun lalu Dicuri di Lereng Merapi Sleman, Polisi Turun Tangan