SuaraJogja.id - Pencarian terhadap seorang sopir truk pengangkut pasir yang hilang selama sepekan telah berakhir. Hendri Susanto (27), warga Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Magelang, akhirnya ditemukan pada Selasa (7/12/2021) pascabanjir lahar dingin Gunung Merapi.
Sopir truk itu sebelumnya dilaporkan hilang setelah diterjang banjir lahar dingin Gunung Merapi saat berada di Kali Bebeng, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Rabu (1/12/2021) lalu.
Korban kali pertama ditemukan seorang penambang pasir, Ajib (34), warga Dusun Trolikan, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung, Selasa siang, sekitar pukul 11.30 WIB. Kala itu, Ajib tengah menggali pasir mencium bau tidak sedap.
Didasari rasa curiga dan penasaran, Ajib lantas menggali pasir lebih dalam hingga kedalaman 1,5 meter. Di situlah Ajib melihat kain berwarna biru yang melekat pada tubuh manusia.
Ajib lantas melaporkan penemuan jenazah tersebut ke rekan kerjanya, Nida Nur Afandi, yang meneruskan ke Koramil 16/SRB dan Polsek Srumbung.
Kapolsek Srumbung, AKP Sumino, lantas menuju lokasi untuk melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan. Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna biru dengan kondisi telungkup dan kaki terjepit batu besar. Terdapat luka parah di wajah korban.
Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto, mengatakan korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah dilakukan penggalian dengan menggunakan alat ekskavator.
“Korban ditemukan arah selatan dari lokasi kejadian, atau sekitar 500 meter dari lokasi terseret arus banjir lahar dingin [Merapi],” ujar Heru Suhartanto.
Sebelumnya, Heru mengaku, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang setelah diterjang lahar dingin Merapi, Rabu sore. Pencarian sudah dilakukan selama hampir sepekan dan baru membuahkan hasil Rabu siang.
Baca Juga: Seekor Bebek Selamat dari Lahar Dingin Gunung Semeru, Warganet Doakan Sosok Penolongnya
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Tim yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” imbuh Heru.
Seperti diberitakan Solopos.com--jaringan SuaraJogja.id--sebelumnya, banjir lahar dingin terjadi di lereng Gunung Merapi, Rabu (1/12/2021) sore, sekitar pukul 15.00 WIB. Kala itu, korban tengah mengemudikan truk bermuatan pasir di tengah aliran Kali Bebeng, Cawang Kulon, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
Lahar dingin Merapi itu pun menerjang truk yang dikemudikan korban hingga terguling. Korban dikabarkan sempat melompat dari atas truk, namun terseret arus lahar dingin dan dilaporkan hilang.
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan banjir di hulu Kali Bebeng akibat hujan lebat di puncak Merapi pada Rabu siang. Sekitar pukul 14.00 WIB debit air meningkat drastis membawa material batu dan pasir.
“Sekitar pukul 15.00 WIB debit air Kali Bebeng meningkat disertai material pasir dan batu. Menyebabkan 1 unit truk hanyut terbawa arus. Truk tersebut hendak mengangkut galian C di aliran Kali Bebeng,” kata Kapolres Magelang.
Berita Terkait
-
Seekor Bebek Selamat dari Lahar Dingin Gunung Semeru, Warganet Doakan Sosok Penolongnya
-
Sungai Tertutup Material Lahar Semeru, Dusun Kamar Kajang Diterjang Banjir
-
Pipa Bebeng Masih Rusak karena Banjir Lahar Dingin Merapi, Warga Bergantung ke Truk Tangki
-
Status Tanggap Darurat Lahar Hujan Merapi, Pemandu Jip Diminta Lebih Waspada
-
Korban Hanyut Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi Ditemukan, Terkubur Pasir 1,5 Meter
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
Terkini
-
8 Kali Guguran Lava Meluncur 1,7 Km, Suplai Magma Merapi Masih Berlangsung
-
Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti
-
30 Ribu Lebih Penerima Bansos DIY Terindikasi Judol, OJK Bongkar Potensi Mata Rantai dengan Pinjol
-
Apresiasi Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Siapkan Promo Spesial
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah