Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Kamis, 09 Desember 2021 | 22:10 WIB
Seorang warga mengangkut barang yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang hancur akibat erupsi Gunung Semeru di desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021).[ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc]

Adik menekankan pendataan UMKM, termasuk peternak dan petani, agar bisa bekerja kembali secara normal, termasuk mendorong pemutihan hutang di bank dan meminta pembebasan pembayaran PBB.

"Memang letusan Semeru membawa dampak ekonomi yang luar biasa. Banyak pengusaha dan UMKM yang terdampak langsung maupun tidak langsung, sehingga menyebabkan timbulnya risiko yang akan berpengaruh terhadap proses bisnis/usaha. Risiko tersebut di antaranya hilangnya potensi penghasilan, kredit macet, utang pajak, putusnya rantai modal, beban pajak/retribusi semakin terasa berat, serta pertumbuhan ekonomi terganggu," katanya.

Load More