SuaraJogja.id - Fungsi vitamin D. Vitamin D merupakan grup vitamin yang larut dalam lemak phrohormon. Vitamin D dikenal kalsiverol yang berperan penting dalam tubuh sebagai pembentukan tulang dan gigi yang baik.
Di dalam tubuh, vitamin D diserap oleh usus dengan bantuan senyawa garam dalam empedu. Setelah diserap, kemudian vitamin akan disimpan di dalam jaringan lemak dalam bentuk yang tidak aktif.
Vitamin D juga disebut vitamin matahari karena hampir 80 persen vitamin D berasal dari matahari.
Saat terpapar cahaya matahari, senyawa perkursor-7 dehidrokolesterol akan diubah menjadi senyawa kolikalseferol, produksi ini disebabkan oleh paparan sinar ultra violet B.
Selanjutnya, kolikalseferol ini berubah menjadi senyawa kalsitrol yang merupakan bentuk dari vitamin D.
Kalsitrol sendiri diproduksi di ginjal yang kemudian diedarkan kebagian tubuh-tubuh yang membutuhkan terutama tulang dan gigi.
Fungsi vitamin D bagi tubuh memiliki banyak manfaat, diantaranya:
1. Menjaga Kesehatan Tulang
Vitamin D merupakan nutrisi yang sangat penting dalam mengatur kalsium dan fosfor dalam aliran darah, zat tersebut berguna untuk kesehatan organ tulang dan gigi.
2. Meremajakan Kulit
Vitamin D membantu peremajaan sel-sel kulit mati, sehingga kulit akan terlihat lebih sehat dan segar ditambah asupan makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan salmon dan telur.
Baca Juga: 6 Manfaat Vitamin B Complex, Mulai dari Mencegah Migrain hingga Penyembuhan Luka
3. Menjaga Kekebalan Tubuh
Dalam vitamin D terdapat molekul aktif yang disebut kalsitrol yang berfungsi menjaga metabolime tubuh dan mambantu penyerapan kalsium kedalam tulang dan otot. Kalistrol juga berfungsi sebagai immunomodulator yang menjaga sistem kekebalan tubuh manusia.
4. Mencegah Kanker
Molekul Kalsitrol juga mampu mengurangi perkembangan sel kanker dengan mematikan sel-sel kanker tersebut. Zat ini juga akan memperlambat pertumbuhan dan perkembangan pembuluh darah baru di jaringan kanker dan mengurangi pertumbuhan dan penyebarannya.
Jenis-jenis Vitamin D
Vitamin D terdiri dari dua jenis yaitu vitamin D2 dan vitamin D3. Vitamin D2 terdapat dari makanan, sedangkan vitamin D3 bisa didapat dari matahari.
Vitamin D3 merupakan vitamin yang paling mudah diserap oleh tubuh dan bertahan paling lama dalam peredaran darah.
Meskipun sinar matahari cukup bagus untuk kesehatan, namun tetap saja harus dibatasi karena jika terlalu lama bisa mengakibatkan reaksi yang berbahaya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, berjemur sebaiknya dilakukan selama 5-15 menit saja dalam murun waktu 2-3 kali dalam seminggu tanpa menggunaka tabir surya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor