SuaraJogja.id - Resmi bergabung dengan PSIM Yogyakarta, eks bek PSG Pati, Nurhidayat Haji Haris, memiliki target untuk membawa klub barunya promosi ke Liga 1. Keinginan itu disampaikan Nurhidayat setelah resmi bergabung dengan PSIM Yogyakarta menjelang bergulirnya babak 8 Besar kompetisi Liga 2.
Bergabungnya Nurhidayat ke PSIM Jogja itu diketahui lewat situs resmi klub, psimjogja.id, Jumat (10/12/2021). Nurhidayat merupakan pemain yang berposisi sebagai bek tengah. Pemain kelahiran 5 April 1999 ini pernah menjadi kapten Timnas Indonesia U-19.
Nurhidayat mengawali karier profesionalnya dengan bergabung bersama PSM Makassar. Setelah itu dia pindah ke Bhayangkara FC. Pada musim ini, Nurhidayat membela PSG Pati di Liga 2. Setelah gagal membawa PSG Pati lolos ke babak 8 Besar, Nurhidayat didekati banyak klub namun pada akhirnya dia berlabuh di PSIM.
Menurutnya, PSIM merupakan tim yang cukup serius dalam melakukan pendekatan kepadanya.
“PSIM tim yang cukup serius melakukan pendekatan ke saya, dan sangat menghargai saya jadi saya lebih mengutamakan untuk memilih PSIM,” katanya.
Nurhidayat menuturkan PSIM Jogja merupakan tim yang bagus dan solid, baik di dalam maupun di luar lapangan. Faktor lain yang mendorong dia bergabung dengan PSIM adalah adanya sosok Aditya Putra Dewa.
“Kemarin waktu terakhir melawan PSIM, saya lihat tim ini bagus dan kebetulan ada teman juga di sini, Aditya Putra Dewa. Saya juga sudah bicarakan dengan keluarga, dan mereka mengizinkan saya berlabuh ke PSIM,” lanjutnya.
Bergabung dengan tim baru, Nurhidayat siap bersaing untuk memperebutkan posisi di skuad utama. Dia juga bertekad untuk bisa membawa PSIM Jogja promosi ke Liga 1.
“Saya pribadi selalu siap bersaing dengan siapa pun secara sehat. Semoga dengan adanya saya di PSIM, saya bisa memenuhi keinginan manajemen dan suporter untuk membawa PSIM promosi ke Liga 1,” tutup Nurhidayat.
Baca Juga: Klub Indonesia Bisa Kembali Rasakan Atmosfer Liga Champions Asia pada 2023
Berita Terkait
-
Klub Indonesia Bisa Kembali Rasakan Atmosfer Liga Champions Asia pada 2023
-
Pelatih Madura United Waspadai Kecepatan Pemain Borneo FC
-
Pengganti Castillion, Persib Resmi Datangkan David da Silva
-
Geoffrey Castillion Resmi Bercerai dengan Persib Bandung
-
Tira Persikabo Hormati Proses Hukum Terkait Alex Goncalves
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Anti Hujan! 10 Destinasi Wisata Indoor Jogja Paling Asyik untuk Liburan Keluarga
-
3 Rekomendasi SUV Bekas, Type Premium Bisa Dibawa Pulang dengan Modal Rp80 Jutaan
-
Demi Keselamatan Publik! Mahasiswa UMY Gugat UU LLAJ ke MK Setelah Jadi Korban Puntung Rokok
-
Harda Kiswaya di Persidangan: Hibah Tak Pernah Dikaitkan Pilkada
-
7 Fakta Panas Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bupati Harda Kiswaya Terlibat?