"Masker masih diperlukan, jaga jarak masih diperlukan, kemudian cuci tangan masih sangat berpengaruh, kalau kemudian peningkatan kasus ya kita harus melakukan pengurangan mobilitas," ungkapnya.
Kemudian ditambah lagi dengan upaya 3T atau tracing, testing dan treatment. Tujuannya untuk bisa terus menekan penularan dan sebaran Covid-19.
"Kalau 3T itu kan dia akan juga menurunkan penularan karena memang untuk menemukan penularan. Tetapi yang menjadi 3T itu kan kewajiban pemerintah dan kewajiban masyarakat ya melakukan 5M itu," tuturnya.
Disampaikan Riris, dua upaya itu baik 3T dan 5M harus dilakukan secara bersama-sama. Dalam artian sinergi antara masyarakat dalam menerapkan 5M dan peran pemerintah secara maksimal menerapkan 3T itu akan sangat berpengaruh dalam pengendalian pandemi Covid-19.
"Jadi pengendalian Covid-19 itu akan efektif kalau pemerintah melakukan 3T dan masyarakat melakukan 3M. Jadi kalau hanya salah satu saja ya tidak menjadi efektif. Dua-duanya punya kewajiban yang sama kalau memang ingin Covid-19 terkendali," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun