Pelukis Petrus Herjaka (64) sedang melukis gambar wayang di kediamannya Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul pada Selasa (21/12/2021). (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)
"Kalau paling jauh itu ya laku sampai Amerika, Belanda, Perancis, Australia, Belgia, Jerman. Seperti di Prancis itu karena awalnya saya ikut pameran," ungkapnya.
Untuk harga per lukisannya, ia enggan menjawab. Sebab, Herjaka memang tidak begitu mementingkan berapa rupiah karyanya bisa laku terjual, karena ia lebih bertujuan untuk menebar kebaikan melalui media lukis.
"Masih puluhan juta per lukisan, sebenarnya masalah harga itu nomor dua. Wong pernah ada orang saking sukanya sama lukisan saya mau beli tapi kurang uangnya, yasudah tidak apa-apa dicicil," tambahnya.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Kado Natal Aset Cryptocurrency di Tahun 2021, Tertarik Mencobanya?
-
Okupansi Hotel di Kawasan Wisata Lembang Malah Lesu Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
-
22 Gereja di Jembrana Bali Akan Diberikan Pos Pengamanan Saat Natal
-
Libur Natal dan Tahun Baru 2022, Daop 8 Surabaya Bakal Perketat Prokes
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan
-
Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air
-
Ketika Sekolah Lain Berebut Murid, SMP Gotong Royong Memilih Merangkul Anak yang Hampir Terlupakan
-
Militerisasi Kehidupan Sipil Tak Menyejahterakan Rakyat, Hanya Menyenangkan Pemimpin
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain