SuaraJogja.id - Penahanan dokter estetika sekaligus YouTuber dr Richard Lee membuat kecewa rekan ahli medis yang juga influencer Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta.
Dokter Tirta menyatakan, dr Richard Lee memberi manfaat yang baik untuk publik lewat edukasinya tentang produk kecantikan. Namun, kini ia malah ditahan pihak kepolisian karena kasus "akses ilegal" di media sosial.
Keputusan pihak berwenang untuk menahan dr Richard Lee membuat dr Tirta bertanya-tanya lantaran bagia dia, pertimbangan yang dibuat polisi tidak jelas.
"Dia dokter. Edukasi. Ga ada pertimbangan lain gitu ndan? Apakah dia potensi kabur? Saya rasa tidak.
Izin jenderal, akses ilegal medsos yg dilakukan beliau mash terkait kasus awal beliau
Ga ada kebijakan lain begitu? @kapoldametrojaya @poldametrojaya," tanya dr.tirta di Instagram, Selasa (28/12/2021).
Menurut dr Tirta, jika dr Richard Lee ditahan, para dokter yang lain bisa ikut kena dampaknya, yakni jadi takut memberi edukasi tentang produk kecantikan.
Padahal, kata dokter lulusan UGM ini, tak banyak pakar kesehatan, utamanya di bidang estetika, yang memiliki keberanian untuk mengedukasi publik seperti dr Richard Lee.
"Coba sebutkan dokter yg brani edukasi mengenai produk kencantikan setegas beliau? Sedikit yg bernyali," jelas dr Tirta.
Atas penahanan dr Richard Lee, dr Tirta pun menutup caption unggahannya di Instagram dengan ungkapan kekecewaannya dan membandingkan kasus ini dengan kasus Rachel Vennya kabur karantina, yang berakhir dengan pembebasan sang selebgram atas alasan bersikap sopan.
"Saya jujur kecewa atas hal ini. Yg kabur karantina aja bisa bebas karena sopan," tutup dia.
Baca Juga: Richard Lee Ditangkap Polisi Lagi, Mengaku Menyesal Bikin Konten Edukasi
Dokter Richard Lee ditahan di Polda Metro Jaya, Jakarta sebagai tersangka kasus akses ilegal dan upaya penghilang barang bukti.
"Mulai malam ini dilakukan penahanan. Besok kita sampaikan detailnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Senin (27/12/2021) malam.
Terpisah, kuasa hukum dr Richard Lee, Razman Arif Nasution, menjelaskan bahwa kliennya dijemput oleh penyidik di Palembang, Sumatra Selatan. Dia diamankan untuk selanjutnya diserahkan kepada kejaksaan usai berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21.
"Richard Lee kooperatif kok dan itu hanya beberapa hari saja dan kita udah bikin surat penangguhan penahanan," kata Razman.
Pada Agustus 2021 lalu, dr Richard Lee dijemput paksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya di kediamannya di Palembang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, yang ketika itu masih dijabat oleh Brigjen Pol Yusri Yunus, menegaskan bahwa penangkapan terhadap dr Richard Lee tidak terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Kartika Putri, tetapi terkait kasus ilegal akses dan upaya menghilangkan barang bukti.
Berita Terkait
-
Richard Lee Ditangkap Polisi Lagi, Mengaku Menyesal Bikin Konten Edukasi
-
Tak Terima, Richard Lee Bandingkan Kasusnya dengan Koruptor hingga Rachel Vennya
-
dr Richard Lee Beberkan Kasus Illegal Access, Berawal dari Facebook
-
Ditahan Gegara Kasus Illegal Access, dr Richard Lee Singgung Mafia
-
Dokter Richard Lee Ditangkap Lagi: Benar-benar Menyakiti Hati Saya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul