SuaraJogja.id - Presenter TV Ardes Goenawan masih saja menjadi sasaran kegeraman para penggemar Timnas Indonesia. Jelang duel leg pertama Final Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia kontra Thailand, ia kembali banjir hujatan.
Sosok Ardes Goenawan beberapa waktu lalu menjadi sorotan publik Indonesia gegara opininya yang dianggap merendahkan Timnas Indonesia usai lolos secara dramatis ke partai Final Piala AFF 2020. Tak hanya dianggap merendahkan, yang makin membuat geram ia juga mendoakan Timnas Indonesia kalah dan menjagokan Thailand juara.
"Apresiasi untuk kerja keras pelatih dan para pemain muda Indonesia, tapi gue harap gak juara sih. Aneh banget tim yang hampir kalah dari 9 pemain bisa juara. Semoga Thailand atau Vietnam aja yang juara," ungkapnya beberapa waktu lalu.
Gegara pernyataannya itu, kolom komentar di akun Instagramnya sempat banjir hujatan. Ia pun sempat menonaktifkan kolom komentarnya.
Terkini, ia kembali mengunggah foto di akun Instagramnya dan membuka kolom komentar. Tapi unggahan yang memperlihatkan dirinya tengah mengenakan jersey Italia itu kembali panen hujatan.
"orang yang paling tau tentang bola giliran diserang tutup komentar mental aman adik??" kata ftr****
"Yang di Italia urusan dapoernya sendiri,,yang pasti kita yg di Indonesia berusaha dan mendoakan Kemenangan TIMNAS Garuda, menjadi Juara adalah pilihan Utama,perkara jelek atau tidak kembali kpd yg menilai," tulis sye*****
"Disaat mayoritas rakyat indonesia pencinta Timnas bergembira dan bersyukur ehhh dia malah beragrumen menjatuhkan,merendahkan,pantas gk sih ada orang kaya gini klo di hujat...??? Ini timnas woyyy jelas harga diri bangsa ini bukan hanya sekedar sepak bola,ini bukan sekelas klub,y wajarlah lu di hujat seluruh indonesia dari sabang sampe merauke....," kata seb*****
"Gk usah pencitraan mending lo minta maaf sama warga indonesia," kata peng*****
Baca Juga: Potret Madam Pang, Manajer Tim Thailand Yang Siapkan Bonus Melimpah Jika Juara Piala AFF
Gus Miftah Ikut Merespon
Sebelumnya, lewat akun Instagramnya, Gus Miftah mengunggah sebuah cuplikan video dua anak kecil yang menangis histeris saat menyaksikkan laga Timnas Indonesia kontra Singapura.
Ia menyebut bahwa apa yang ditunjukkan anak-anak tersebut sebagai bagian dari nasionalis dan kebanggaan menjadi Indonesia.
Lebih lanjut, Gus Miftah mengingatkan agar jangan suka nyinyir terhadap prestasi anak bangsa kalau belum bisa berbuat banyak untuk bangsanya.
"Nasionalis sejak dini. Semoga menjadi patriot bangsa. Bangga menjadi Indonesia. Jangan jadi yang suka nyinyir terhadap prestasi anak bangsa, emang kamu sudah berprestasi apa untuk bangsa ini?" tulisnya disertai link berita yang mengulas pernyataan Ardes Goenawan yang mendoakan kekalahan Timnas Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Sidang Dana Hibah Parwisata Sleman: Saksi Sebut Penyaluran Tak Hanya ke Satu Kubu
-
Melalui KUR Perumahan, BRI Ambil Peran Strategis Sukseskan Program Gentengisasi Nasional
-
Puluhan Jemaah Umrah Bantul dan Solo Tertahan di Jeddah, Kemenhaj DIY Pastikan Situasi Aman
-
Kecelakaan Maut di Kulon Progo, Satu Penumpang Moge Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Polisi
-
Haedar Nashir Kenang Kedekatan dengan Try Sutrisno, Negarawan yang Tak Pernah Pensiun Mengabdi