SuaraJogja.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY menangkap sebanyak 47 pelaku penyalahgunaan narkoba selama tahun 2021. BNNP DIY menemukan, kebanyakan pelaku merupakan mahasiswa.
Kepala Bagian Umum BNNP DIY Setiya Pranata mengungkapkan, jumlah pelaku yang diamankan pada 2021 lebih banyak dibanding tahun 2020 lalu. Pihaknya tak menampik ada kenaikan kasus pada tahun 2021 sebanyak 65 persen.
"Memang ada kenaikan kasus dilihat dari jumlah pelaku. Tahun 2020 hanya 30 orang. Pada 2021 bertambah hingga 47 orang. Dari pendataan kebanyakan pelajar dan mahasiswa," terang Setiya saat konferensi pers capaian kinerja akhir tahun 2021, BNNK dan BNNP DIY di kantor BNNP DIY, Kota Jogja, Rabu (29/12/2021).
Setiya merinci dari 47 pelaku, sebanyak 14 orang merupakan mahasiswa dan pelajar. Sebanyak 10 orang merupakan pekerja swasta, delapan orang wiraswasta dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengurus rumah tangga masing-masing satu orang.
Baca Juga: Eks Kapolsek Sepatan Ditahan, Penahanan Richard Lee Ditangguhkan
"Adapun sebanyak empat buruh dan empat pengangguran juga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba itu. Sebanyak lima sisanya masuk di kategori lain-lain," terangnya.
Sebanyak 47 orang tersebut 30 orang merupakan pengedar narkoba dan obat terlarang. Sementara 17 orang adalah pengguna.
"Untuk pengguna tetap mendapat rehabilitasi. Ada tiga tempat pertama di Klinik Pratama Seger Waras (BNNP DIY), Klinik Pratama Sembada Bersinar (BNNK Sleman) dan Klinik Abipraya di Bantul," terang dia.
Pelaku rata-rata berjenis kelamin pria. Hanya dua orang perempuan yang tercatat sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba selama 2021.
Setiya menerangkan, sebanyak 33 orang sudah menjalani proses hukum. Sisanya masih dalam pemenuhan bukti dan pemeriksaan.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Kapolsek Sepatan yang Ketahuan Pakai Sabu
Dari 47 pelaku, sedikitnya terdapat 33 kasus yang diungkap. BNNP DIY mengamankan barang bukti berupa shabu seberat 223,2 gram. Selain itu ada ganja sebanyak 196 gram.
Berita Terkait
-
Produksi Vape Narkotika Jenis Baru di Apartemen Mewah Jakpus Dibongkar, Disebut Sulit Dideteksi
-
Jaringan Narkoba Sumatera-Jawa Dibongkar! Polda Metro Sita 34 Kg Ganja di Jakarta
-
Profil AKBP Fajar Widyadharma, Eks Kapolres Ngada yang Diduga Cabuli Anak, Jual Video Syur ke Australia
-
Bisnis Narkoba Eks Bos Persiba Balikpapan, Koleksi Mobil Mewah Catur Adi dari Mustang GT hingga Alphard Disita Polisi
-
Profil Catur Adi Prianto, Bos Persiba Balikpapan yang Tersandung Narkoba hingga Ditangkap Polisi!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan