SuaraJogja.id - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah Gunungkidul mengalami kenaikan tajam. Akibatnya jalur-jalur utama dan jalur wisata Gunungkidul mengalami kepadatan bahkan kemacetan.
Bahkan sejak pukul 16.00 WIB, kemacetan mewarnai jalur utama Wonosari-Jogja. Perjalanan ke kota Yogyakarta mengalami kemacetan cukup panjang hingga 7 kilometer. Antrian kendaraan terlihat mulai dari Sambipitu Kapanewon Patuk hingga pertigaan Piyungan Kapanewon Piyungan.
Dari Sambipitu sampai ke Pertigaan Piyungan membutuhkan waktu 2-3 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda 4. Padahal biasanya, untuk sekedar sampai ke Piyungan hanya butuh waktu 20 menit hingga 30 menit sampai ke Piyungan.
Jalur alternatif dari arah Wonosari menuju Yogyakarta terlihat ramai namun lancar. Jalur alternatif via Gunung Api Purba Nglanggeran dan Ngoro-oro terlihat ramai kendaraan. Plat luar daerah seperti B, AG ataupun AD dan H mewarnai jalur alternatif ini.
Sumarno, ASN yang bekerja di lingkungan protokol Pemkab Gunungkidul ini mengaku harus menempuh perjalanan selama 2,5 jam dari Sambipitu sampai pertigaan Piyungan. Sabtu sore ia memang harus turun ke Yogyakarta untuk menengok keponakannya yang sakit.
"Gila ini, ramai banget. Macet panjang, perempatan Patuk dan pertigaan Piyungan biang keroknya,"tutur Sumarno, Sabtu (1/1/2022) sore.
Tak hanya itu, Sabtu siang, petugas terpaksa harus menutup Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di Kalurahan Girikarto Kapanewon Panggang. Pasalnya antrian panjang hingga 5 kilometer terlihat sebelum TPR tersebut.
Antusiasme masyarakat untuk berwisata ke kawasan Pantai Gesing, HeHa Ocean View, Teras Kaca serta dua pantai lainnya cukup tinggi. Namun kondisi jalan yang sempit memang membuat petugas menutup sementara kawasan wisata tersebut.
"Tadi sempat kita tutup. Karena antriannya cukup panjang. Kita buka lagi tadi karena kemacetan di dalamnya sudah terurai,"papar KBO Sat Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Ristanto.
Baca Juga: Hari Pertama 2022, Bupati Gunungkidul Ajak Pemulung Makan Bersama di TPAS
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih
-
Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban
-
Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit
-
Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat
-
Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih