SuaraJogja.id - Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengajak petugas kebersihan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) makan bareng di Hari pertama tahun 2022. Meskipun aroma sampah menyeruak di kawasan tersebut, namun Sunaryanta terlihat tak canggung makan bersama di tempat penuh sampah ini.
Puluhan petugas TPAS seperti Tenaga Harian Lepas (THL), pemilah sampah dan juga pemulung ikut serta makan bareng bersama bupati. Menu Mie Ayam yang tersaji tenyata tak mengurangi kenikmatan orang nomor 1 di Gunungkidul ini untuk bersantap ria.
Sunaryanta mengaku apa yang dilakukannya di tahun baru ini merupakan wujud kepedulian terhadap berbagai elemen masyarakat, diantaranya warga yang bekerja di TPAS. Mereka sering dipandang sebelah mata karena pekerjaannya di tempat yang kotor.
"Kita patut apresiasi mereka. Tanpa mereka Gunungkidul akan terlihat kotor,"ujar Sunaryanta, Sabtu (1/1/2022).
Tidak sebatas makan bareng, dalam kesempatan tersebut purnawirawan TNI ini juga menyerahkan gajinya sebagai bupati untuk periode bulan Januari 2022. Meski jumlahnya tidak begitu besar namun Sunaryanta berharap agar bisa bermanfaat.
Dalam kesempatan yang sama, THL petugas kebersihan, Sudarjo berharap, bupati serius memperhatikan kesejahteraan THL dengan menaikkan upah. Selama ini ia dan teman-temannya menerima honor Rp65.000 per hari.
"Ya paling tidak setara Upah Minimum Kabupaten (UMK)," harap lelaki yang masuk menjadi THL sejak 2008 ini.
Diungkapkan, honor sebagai THL dalam periode waktu tertentu memang menmgalami kenaikan, hanya saja rentang waktunya cukup lama. Sudarjo bercerita, gaji pertama yang diperoleh Rp18.000 per hari, beberapa tahun kemudian naik menjadi Rp25.000, Rp30.000 hingga sekarang menjadi Rp65.000.
Selain mendapat fasilitas honor rutin, Sudarjo dan THL lain juga berhak atas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Baca Juga: Serunya Berpetualang ke Pantai Ngrawah, Surga Tersembunyi di Gunungkidul
"Semoga juga diberi fasilitas Alat Pelindung Diri (APD), sebab pekerjaannya setiap hari di TPAS," tukasnya.
Salah satu petugas pemilah sampah, Sugiyah mengaku senang bisa memiliki kesempatan makan bareng bersama orang nomor 1 di Gunungkidul.
"Sering-sering saja ke sini kasih bantuan," kata warga Baleharjo, Wonosari ini.
Kontributor : Julianto
Tag
Berita Terkait
-
Sunaryanta Pastikan Objek Wisata di Gunungkidul Tetap Buka Selama Libur Nataru
-
Wawancara Bupati Gunungkidul Sunaryanta: Fokus UMKM dan Pariwisata
-
Kantongi Kekancingan, Sunaryanta Akan Tata 7 Pantai di Gunungkidul
-
PAN Kritisi 100 Hari Kerja Bupati Gunungkidul Sunaryanta: Keseringan Kunjungan ke Bawah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga