SuaraJogja.id - Rencana relokasi masih meresahkan PKL Malioboro. Mereka berharap agar pemerintah daerah, baik Pemda DIY maupun Pemkot Yogyakarta menunda rencana yang tadinya akan dilakukan pada Januari 2022 itu.
“Sampai sekarang belum ada sosialisasi mengenai kepastian waktu relokasi. Kalau kami, masih berharap agar relokasi bisa ditunda setidaknya sampai Lebaran,” kata Ketua Koperasi Tri Dharma yang menaungi pedagang kaki lima (PKL) Malioboro Rudiarto di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, penundaan relokasi tersebut salah satunya didasarkan pada faktor ekonomi. Pedagang kaki lima di kawasan Malioboro mengalami dampak akibat pandemi COVID-19.
“Dengan ditunda, maka teman-teman pedagang akan mendapat kesempatan untuk beraktivitas di Malioboro sembari menutup keterpurukan ekonomi akibat pandemi,” katanya.
Selama waktu, pedagang juga memiliki kesempatan menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk menempati lokasi berjualan yang baru termasuk kesiapan mental.
Seluruh PKL yang tergabung dalam Koperasi Tri Dharma rencananya akan menempati los yang berada di bekas kantor Dinas Pariwisata DIY. Lokasi relokasi PKL juga disiapkan di bekas Bioskop Indra.
Total pedagang yang terdata di Koperasi Tri Dharma berjumlah 934 orang, namun hanya 920 pedagang yang diketahui aktif berjualan di Malioboro dan semuanya sudah terakomodasi mendapat tempat di los baru. “14 pedagang lain memang tercatat di data koperasi namun sudah tidak aktif berjualan,” katanya.
Ia pun berharap, seluruh sarana dan prasarana di lokasi relokasi dilengkapi termasuk akses yang lebih baik untuk wisatawan. Lokasi tersebut direncanakan dapat diakses dari dua pintu yaitu dari Jalan Malioboro dan Jalan Mataram.
“Batas antar lapak berjualan juga harus jelas agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi rencananya ada tambahan pedagang kuliner yang juga akan menempati titik relokasi tersebut,” katanya.
Baca Juga: 500 Lebih Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Induk Kroya, Pemkab Cilacap Siapkan Relokasi
Ia pun berharap, pemerintah daerah bisa melakukan berbagai upaya untuk memastikan pedagang tidak dirugikan secara ekonomi saat sudah menempati lokasi baru tersebut.
“Tentu harus ada promosi yang dilakukan agar konsumen atau wisatawan tetap datang ke los baru untuk berbelanja,” katanya.
Komunikasi dengan seluruh paguyuban PKL di kawasan Malioboro, lanjut Rudi, juga harus terus digencarkan oleh pemerintah daerah karena prinsip relokasi adalah “bedol desa” yaitu seluruh PKL pindah bersama ke lokasi penempatan yang baru.
“Jika masih ada komunikasi yang belum nyambung dengan paguyuban pedagang lain, maka perlu dilakukan komunikasi lebih intens. Pemerintah harus bisa menyelesaikan kendala tersebut,” katanya.
Di lokasi lama juga tidak diperbolehkan muncul PKL baru. “Ini hal yang sangat penting dan kami berharap kondisi pendapatan di tempat baru juga sama. Jangan hanya Malioboro saja yang terus ditata tetapi juga ekonomi pedagang bisa semakin baik,” katanya.
Pada akhir Desember 2021, Pemerintah Kota Yogyakarta sudah meresmikan rampungnya pembangunan los sementara untuk kebutuhan relokasi pedagang Malioboro dengan nilai Rp2,8 miliar.
Berita Terkait
-
500 Lebih Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Induk Kroya, Pemkab Cilacap Siapkan Relokasi
-
Tokoh Antivaksin Meninggal Akibat Covid-19, PKL Malioboro Sisi Timur Ngotot Tolak Relokasi
-
Merasa Tak Ganggu Pejalan Kaki, PKL Malioboro Sisi Timur Ngotot Tolak Relokasi
-
Giovanni Tobing Bingung Jawab Anak Setelah Mualaf, 19 Kalurahan di Sleman Zona Merah
-
PKL Malioboro Kembali Tolak Relokasi: Penataan Tak Harus Memindah
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan