SuaraJogja.id - Kalau sebelumnya sempat malu-malu untuk ikut meramaikan kontestasi politik, nampaknya kini Menteri BUMN Erick Thohir siap bertarung dalam pemilihan presiden (pilpres) pada 2024. Relawan yang mengatasnamakan Sobat Erick di sepuluh propinsi seperti DIY, Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur pun mendeklarasikan diri secara serentak, Minggu (09/01/2022).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DIY Sobat Erick Eko Sukamto, di sela deklarasi secara virtual di Yogyakarta, mengungkapkan, Erick Thohir dinilai sebagai sosok yang tepat meneruskan pekerjaan Presiden Joko Widodo memimpin rakyat Indonesia. Karenanya dukungan terhadap mantan Presiden Inter Milan tersebut untuk maju dalam Pilpres dua tahun mendatang.
"Pak Erick terbukti mampu mengurus kinerja sejumlah BUMN dengan baik. Ini yang jadi pertimbangan kami mendukung maju dalam pencapresan nanti dan siap mensukseskan pak erick untuk menjadi preside 2024," ungkapnya.
Dicontohkan Eko, Erick Thohir memiliki kinerja sangat bagus dalam mengatasi pandemi COVID-19. Sejumlah program yang digenjot Erick selama menjabat pun terlihat hasilnya. Diantaranya perbaikan sejumlah persoalan di tubuh kementerian yang dipimpinnya yang bisa dilakukan hingga selesai.
“Karenanya tepat bila pak erick meneruskan estafet kepemimpinan Presiden Jokowi karena menjadi pemimpin yang baik dan mendapatkan predikat yang baik selama jadi menteri. ," ujarnya.
Eko menyebutkan, deklarasi serentak baru dilakukan di sepuluh kota. Namun dalam waktu dekat kegiatan serupa juga akan dilakukan di 34 propinsi.
Selain konsolidasi relawan dan pembentukan DPD, relawan DIY akan menggandeng UMKM untuk mendukung Erick Thohir. Dipilihnya pelaku-pelaku UMKM karena merekalah yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi riil Indonesia.
"Terlebih selama pandemi, UMKM yang mampu bertahan," ujarnya.
Eko menambahkan, dalam deklarasi di DIY, relawan juga mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada warga tidak mampu. Relawan juga melakukan aksi borong dagangan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Utara.
Baca Juga: Termasuk Jabar, Relawan di 10 Provinsi Serentak Dukung Erick Thohir Maju pada Pilpres 2024
"Dagangan dari PKL juga kami bagikan ke masyarakat seperti juru parkir, tukang becak, dan penyapu jalan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Termasuk Jabar, Relawan di 10 Provinsi Serentak Dukung Erick Thohir Maju pada Pilpres 2024
-
Erick Thohir Perintahkan BUMN Gelar OP Minyak Goreng 3,7 Juta Liter Hingga Mei 2022
-
Erick Thohir Jawab Keluhan Petani Sawit Riau Lewat Program Makmur
-
Persaingan Makin Ketat, Tantangan Industri Semen Makin Berat
-
Serahkan Saham 5 BUMN ke RNI, Erick Thohir Resmi Bentuk Holding Pangan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar