Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Rabu, 12 Januari 2022 | 21:18 WIB
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Para pejabat Samsung sedang dipindahkan ke fasilitas karantina di Korsel dan kebanyakan tidak bergejala atau hanya bergejala ringan, kata koran tersebut.

Juru bicara Consumer Technology Association (CTA), penyelenggara CES, belum memberikan respons.

Otoritas kesehatan negara bagian Nevada mengatakan, "Banyak kasus baru memiliki riwayat perjalanan, menghadiri acara, dan telah mengunjungi banyak lokasi di mana mereka bisa saja telah terinfeksi."

Mereka mengatakan tidak "punya bukti yang mengaitkan lonjakan kasus itu dengan CES".

Baca Juga: Cerita Warga Muslim di Korsel soal Konflik Pembangunan Masjid

Samsung Electronics menolak memberikan penjelasan rinci tentang kasus tersebut.

Mereka mengatakan pihaknya "mengambil langkah-langkah untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan" karyawan yang menghadiri CES, termasuk mewajibkan vaksinasi, pemakaian masker, protokol jarak sosial dan menyediakan tes COVID kepada semua karyawan.

SK Group menolak berkomentar dengan alasan kebijakan perusahaan melarang karyawan mengungkap informasi pribadi.

Hyundai Motor Group tidak membalas permintaan untuk berkomentar.

Para sumber menolak menyebut identitasnya karena tidak berwenang berbicara dengan media.

Baca Juga: Setelah Enam Tahun, Film dan Serial TV Korsel Resmi Tayang Kembali di China

Korsel melaporkan rekor 381 kasus infeksi dari luar negeri pada Selasa, menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Angka itu menambahkan total kasus harian secara nasional menjadi 4.388.

Load More