Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Senin, 17 Januari 2022 | 21:28 WIB
Presiden Ukraina saat itu, Petro Poroshenko, mengikuti upacara peringatan Hari Berkabung dan Berdoa bagi korban Perang Dunia II di Makam Pahlawan Tak Dikenal di Kiev, Ukraina, Senin (22/6/15). ANTARA/REUTERS/Ukrainian Presidential/tm

Tuduhan itu dianggap Kremlin, kantor presiden Rusia, "tidak berdasar".

Load More