Galih Priatmojo
Lokasi anggota TNI AD tewas ditusuk kelompok bersenjata tajam di Taman Burung, Waduk Pluit, Penjaringan, Jakut. (Suara.com/Yaumal)

SuaraJogja.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri mengusut tuntas kasus pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya seorang prajurit TNI di kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (16/1).

Dia mengaku geram dengan tindakan tersebut dan meminta polisi segera menangkap semua pelaku yang terlibat dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya.

"Saya sampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Tentu saya sebagai warga Jakarta Utara sangat geram mendengar adanya kasus ini, bayangkan seorang aparat dikeroyok dengan cara yang sadis hingga meninggal," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dia menilai kejadian tersebut sangat meresahkan dan mengganggu rasa aman warga sekitar sehingga kepolisian perlu segera mengungkap semua pelakunya yang terlibat karena kabarnya dilakukan beberapa orang.

Baca Juga: Dihadapan Anggota DPR RI, Budi Waseso Pastikan Stok Beras Bulog Aman

Sahroni juga meminta kepolisian untuk segera mengusut mengenai adanya dugaan keterkaitan para pelaku dengan aliansi maupun kelompok preman tertentu.

'Polisi juga perlu menyelidiki apakah para pelaku teraliansi dengan sebuah kelompok atau geng preman tertentu. Karen kalau benar, berarti masih banyak lagi oknum-oknum seperti mereka," ujarnya.

Dia khawatir para preman di wilayah Jakarta Utara yang sudah dibasmi Kapolri kembali bermunculan dan mengusik keamanan warga, apalagi sampai merenggut nyawa.

Komentar