Budi Arista Romadhoni
Rabu, 04 Maret 2026 | 15:43 WIB
Gamis “Bini Orang” dan “Sultan” laris manis diserbu pembeli di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (4/3/2026). [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Belanja busana muslim di Pasar Beringharjo meningkat hingga 70% sejak libur sekolah dan Ramadan, didorong tradisi busana baru.
  • Gamis unik bernama "Bini Orang" dan premium "Sultan" menjadi primadona; "Bini Orang" laku 50 potong sehari seharga Rp200 ribu.
  • Toko juga menerima pesanan seragam kantor dan institusi lainnya dengan harga mulai Rp150 ribu per potong, minimal enam potong.

SuaraJogja.id - Meski Lebaran masih beberapa minggu kedepan, denyut belanja busana muslim di Pasar Beringharjo sudah  terasa. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah model "gamis Bini Orang" dan "Sultan". 

Dua model ini disebut-sebut menjadi primadona pembeli dalam beberapa pekan terakhir. Penjualannya pun laris manis bak kacang goreng tiap harinya.

Fitri, karyawan Toko Alam Jaya di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (4/3/2026) mengungkapkan peningkatan penjualan sudah mulai terasa sejak momentum libur sekolah. Kondisi ini bahkan terus merangkak naik selama Ramadan.

"Kalau ditanya meningkat berapa persen [dibandingkan hari biasa], kira-kira sampai 70 persen ada," ujarnya.

Menurut Fitri, lonjakan itu dipicu oleh tradisi masyarakat yang mulai berburu busana baru lebih awal, baik untuk dipakai saat Ramadan maupun disiapkan untuk Lebaran.

Di antara berbagai koleksi yang dipajang, model gamis “Bini Orang” diakui paling sering ditanyakan pembeli. Nama yang tak biasa itu rupanya menjadi strategi tersendiri untuk menarik rasa penasaran.

Fitri menyebut, nama gamis "Bini Orang" muncul pasca ramai kasus dugaan perselingkuhan salah satu artis Inara Rusli yang sering mengenakan gamis berenda dengan potongan anggun dan detail yang memberi kesan elegan, namun tetap nyaman dipakai harian maupun acara semi-formal. 

"Sehari bisa 50 lebih gamis bini orang yang terjual, harganya sekitar Rp 200 ribu [per potong]," jelasnya.

Selain "Bini Orang", gamis premium "Sultan" juga jadi incaran pembeli. Bahannya lebih berat dan jatuhnya bagus, detailnya juga lebih eksklusif. 

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Kulon Progo, Satu Penumpang Moge Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Polisi

Gamis "Sultan" dilengkapi outer (lapisan luar-red) yang bisa dilepas-pasang. Sehingga memberikan variasi gaya dalam satu set busana. Untuk harga, Fitri menyebut model premium "Sultan" dibanderol dengan harga di atas Rp400 ribu per potong. 

"Kalau Gamis Sultan ini memang mewah. Harganya juga sultan. Ada yang pakai outer, dan itu bisa lepas-pasang. Jadi bisa tampil beda," jelasnya.

Tak hanya gamis ritel, geliat Ramadan juga berdampak pada pesanan seragam. Sari, karyawan Toko Amanda Raisya, mengatakan pihaknya turut menerima pesanan seragam untuk berbagai kebutuhan.

"Kami juga menerima pesanan seragam, seperti untuk perkantoran. Biasanya dari kantor-kantor, lalu untuk wisma, seragam guru-guru, dan juga pesanan untuk acara Natal seperti itu, jelasnya.

Untuk harga, seragam dibanderol mulai Rp150 ribu per potong, dengan minimal pemesanan enam potong. Karena merupakan produksi sendiri, pelanggan bisa melakukan permintaan khusus.

"Biasanya minimal pembelian paling tidak enam potong. Bisa request model, bahan, motif, dan ukuran. Karena ini buatan sendiri," imbuhnya.

Load More