SuaraJogja.id - Sebuah papan baliho mencolok terlihat di pinggir jalan yang cukup ramai. Di papan spanduk tersebut, terpampang foto seorang perempuan berambut sebahu.
Namun, yang membuat heboh baliho tersebut adalah tulisan di sebelah foto perempuan tadi. Disebutkan bahwa si pemilik foto merupakan seorang perebut laki orang alias pelakor.
Menurut keterangan pada baliho, perempuan itu bernama Norma Nita. Di bawah namanya, dituliskan pesan supaya ia tidak menjadi pelakor.
"Norma Nita [Sungai Jingah] Jangan jadi pelakor. Kau tidak akan tahan," bunyi tulisan di spanduk.
Dalam video unggahan akun Instagram @anti_jamahliar, Kamis (3/2/2022) tersebut, baliho diletakkan di tepi jalan dengan ukuran cukup besar, tetapi posisinya cukup rendah sejajar dengan para pengguna jalan.
"Kenal enggak sama dia? Malu-maluin ya. Makanya jangan gatel sama laki orang," tulis @anti_jamahliar.
Berdasarkan banyak komentar warganet, perempuan di foto itu adalah warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Sebelumnya pada November 2021, nama yang sama sempat viral dengan karangan bunga dan tuduhan yang sama.
Dalam akun TikTok @siranikasif, tampak sebuah karangan bunga besar berisi tulisan nyeleneh yang dikirim dari seorang istri sah ke pelakor berdiri di depan rumah seseorang.
Tulisan tersebut berisi, "Turut Berduka Cita Atas Matinya Rasa Malu dan Harga Diri Pelakor Norma Nita Anak dari Acil Ipat. Dari Istri Sah."
Penampakan tersebut diduga berlokasi di kawasan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tentu saja, ini menyita perhatian warganet karena cukup mencolok di lingkungan tersebut.
Berita Terkait
-
Baliho Gambar Wajah HRS Tersebar di Madura, Novel Bamukmin: Membela Negara, Agama, dan Rakyat dari Penistaan Agama
-
Hubungan Perselingkuhan dengan Ayus Sabyan Kembali Ramai, Netizen Sebut Nissa Sabyan: Tidak Punya Malu
-
Heboh, Spanduk Ketua KPK Firli Bahuri Maju di Pilpres 2024 Muncul di Bogor
-
Buka Pintu Langsung Lihat Puan Maharani, Pemuda ini Ngaku Salting: Tiap Hari Dilihatin Ibu Terus
-
Viral Warga Pasang Baliho Rizieq Shihab Bertuliskan Usut Tuntas KM 50, Diduga di Pamekasan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat