Maleo merupakan burung endemik di Pulau Sulawesi. Maleo terlihat cantik dengan warna badannya yang hitam pada bagian atas, dan oranye pada bagian bawah.
Burung ini dapat ditemukan di pantai berpasir panas atau pegunungan. Maleo dikenal sebagai burung yang cerdik. Maka tak heran maleo termasuk burung yang kerap diburu untuk diperjualbelikan.
Pada 2021 lalu, maleo sukses berkembang biak dengan pesat. Terdapat 24.970 ekor anak burung maleo yang dilepasliarkan di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Diharapkan anak-anak maleo itu bisa tumbuh besar dan berkembang biak lagi.
4. Bekantan
Bekantan merupakan salah satu primata yang hidup di Indonesia. Bekantan mudah dikenali karena memilikii hidung yang besar. Berat dari seekor bekantan berkisar antara 16-23 kilogram.
Bekantan terancam punah karena tingkat populasinya yang sempat mengalami penurunan. Dari data BPS tahun 2017, jumlah bekantan yang terpantau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tercatat hanya 1365 ekot saja.
5. Monyet Hitam Sulawesi
Monyet Hitam Sulawesi termasuk hewan langka di Indonesia yang terancam punah. Dari data BPS pata tahun 2017, tercatat monyet hitam Sulawesi yang terpantau hanya tersisa 63 ekor saja.
Monyet Hitam Sulawesi memiliki nasib sama dengan Owa Jawa. Bentuknya yang unik membuat hewan ini menjadi salah satu buruan untuk jual beli ilegal.
Baca Juga: Heboh Video Harimau Sumatera Berkeliaran di Pasaman Barat, BKSDA Sumbar Turun Tangan
Demikian pembahasan mengenai lima hewan langka yang terancam punah di Indonesia. Semoga informasi ini dapat menambah kepedulian kita terhadap satwa endemik Indonesia.
Kontributor : Lukman Hakim
Berita Terkait
-
Ngeri, Harimau Sumatera Kembali Resahkan Warga Agam
-
Ada Jejak Kaki Harimau Sumatera di Palembayan Agam, BKSDA Sumbar Pasang Kamera Jebak
-
Viral, Ekskavator Mau Perluasan Lahan Sawit Dihadang Harimau, Warganet: Sedih Banget
-
Harimau Berkeliaran di Pasaman Barat, Penumpang Bus NPM Nyaris Pingsan
-
Heboh Video Harimau Sumatera Berkeliaran di Pasaman Barat, BKSDA Sumbar Turun Tangan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK