SuaraJogja.id - Aksi pembegalan terjadi di Padukuhan Gunung Puyuh, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul pada Kamis (3/2/2022) sekitar pukul 20.00 WIB. Informasi yang dihimpun SuaraJogja.id, kejadian bermula saat R (13) mengendarai sepeda motor Honda Vario berpelat nomor AB 4785 ZJ.
Saat itu korban mengendarai sepeda motor seorang diri. Lantas sesampainya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet dua orang yang tidak dikenal.
Setelah dipepet, pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis celurit dan menodong korban untuk menyerahkan sepeda motornya. Celurit tersebut diduga sempat dikalungkan ke leher korban.
Lantaran takut dibacok, korban pun akhirnya menyerahkan sepeda motornya. Selanjutnya, para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor itu.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reksrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha membenarkan kejadian tersebut.
"Iya betul ada begal di Pundong dan memang bawa sajam," terangnya pada Jumat (4/2/2022).
Dia mengatakan bahwa setelah menjadi korban pembegalan, orang tua korban langsung melapor ke Polsek Pundong yang kemudian diteruskan ke Polres Pundong. Sekarang ini, jajarannya sedang mengumpulkan rekaman CCTV.
"Tadi malam langsung laporan ke kami dan saat ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti yang ada di lapangan seperti rekaman CCTV," ujarnya.
"Ini masih dalam penyelidikan," imbuhnya.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Begal Payudara Bidan di Gang Jalan Lumba-lumba Pekanbaru
Berita Terkait
-
Polisi Buru Pelaku Begal Payudara Bidan di Gang Jalan Lumba-lumba Pekanbaru
-
Polda Metro Jaya Sebut Polsek Tambelang Tak Salah Tangkap Pelaku Begal di Tambun Utara
-
Viral Bidan Berjilbab Jadi Korban Begal Payudara, Pelaku Pepet Motor Lalu Beraksi
-
Korban Begal Payudara di Gang Cemara Pekan Baru Mengaku Trauma dan Takut Bertemu Orang
-
Kegembiraan Korban Begal di Kalimalang yang Bisa Mendapatkan Kembali Motornya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul