SuaraJogja.id - Bukit Bego kembali viral setelah kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah ini. Kecelakaan bus pariwisata menabrak tebing yang merenggut 13 nyawa mengingatkan kembali jika Jalan Dlingo-Imogiri memang salah satu ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan.
Bahkan beberapa jam sebelum terjadi kecelakaan maut, sebuah kecelakaan juga sudah terjadi. Sebuah mobil juga hilang kendali hingga nyaris menabrak kompleks warung di sebelah Bukit Bego.
Bariah, salah seorang pemilik warung mengungkapkan jika Minggu (6/2/2022) siang, sebuah mobil pribadi meluncur tak terkendali dari arah Dlingo menuju Imogiri. Pengemudi sudah berusaha mengontrol kendaraanya dengan berbagai upaya.
"Dari atas kencang sekali. Terus sudah berusaha di rem dan masuk ke depan warung kami,"ujar dia, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Polda DIY Olah TKP di Lokasi Kecelakan Maut Jalan Dlingo-Imogiri, Bantul
Beruntung hanya kurang sekitar 1 meter dari warungnya, pengemudi berhasil membelokkan kendaraannya dan masuk kembali ke jalan raya. Dan akhirnya bisa berhenti di sisi selatan jalan dengan posisi moncong mobil ke arah Dlingo (atas).
"Untungnya dari bawah tidak ada mobil. Kalau ada ya habis,"paparnya.
Bariah menambahkan, pertengahan bulan Oktober tahun lalu juga ada seorang pengendara sepeda onthel tewas usai menabrak pohon di seputaran bukit Bego ini Pengendara sepeda ontel tersebut diduga mengalami rem blong sehingga tak bisa menguasai kendaraannya ketika melalui turunan tajam.
Menurut Bariah, selain kontur jalan yang curam dengan turunan cukup jauh, warga setempat juga mengenalnya sebagai tempat yang wingit (angker). Meski ia tidak mengetahui secara pasti namun untuk menghindarkan terjadinya musibah.
"Setiap tahun kami menggelar tahlilan di sini. Ya untuk memohon keselamatan saja,"paparnya.
Baca Juga: Jasa Raharja Serahkan Santunan ke Korban Kecelakaan Bus Parisiwata di Jalan Dlingo-Imogiri
Hanya saja sudah 3 tahun ini warga Kedungbuweng tidak lagi menggelar tahlilan. Penyebaran covid19 di mana pemerintah melarang kerumunan menjadi penyebab warga belum menggelar tahlilan hingga peristiwa tragis yang merenggut 13 nyawa terjadi.
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
-
Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
-
Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo