SuaraJogja.id - Disebut-sebut sudah mualaf, Natasha Wilona memberi jawaban. Ia disebut sudah mengucap dua kalimat syahadat dan menjadi mualaf dalam sebuah video YouTube.
Cuplikan video itu menampilkan Natasha Wilona sedang mengenakan mukena di sebuah masjid sambil memegang mic. Tulisan di video itu menyebut bahwa Wilo sudah mualaf.
Video yang menyebut Natasha Wilona sudah mualaf itu diunggah oleh kanal YouTube Kesya Official dan sudah ditonton lebih dari 800 ribu pengguna. Video YouTube berjudul "Berucap Dua Kalimat Syahadat, Akhirnya Natasha Wilona Resmi Jadi Mualaf, Fans Ikut Bahagia" itu sampai ke telinga Natasha Wilona.
Melihat video tersebut, mantan kekasih Verrell Bramasta ini menilai bahwa konten itu sengaja dibuat hanya untuk menaikkan viewers.
"Iya jadi aku juga sudah sempat lihat link videonya yang ada di YouTube. Itu kayaknya editan mungkin dari fans, atau orang yang mau bikin konten di YouTube channel itu," kata Natasha Wilona, dilansir Hops.ID--jaringan Suara.com--mengutip YouTube STARPRO Indonesia pada Rabu (9/2/2022).
Wilona pun menegaskan bahwa apa yang dikatakan di video itu tidak benar adanya. Saat ini, dirinya masih memeluk agama Kristen.
"Biasalah kabar hoaks kayak gitu pasti ada aja, namanya fans mungkin ya atau content creator ada yang sudah kehabisan bahan, jadi bikin konten kayak gitu," tuturnya.
Jika diperhatikan kembali, tak ada video bukti yang menampilkan Wilona sedang mengucap dua kalimat syahadat.
Video yang juga menuliskan kalimat "Detik Detik Natasha Wilona Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat" itu sengaja diedit oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Natasha Wilona Angkat Bicara Terkait Kabar yang Sebut Dirinya Jadi Mualaf
"Iya (hoaks), lagian kalau diperhatiin benar-benar juga di video yang di-posting itu enggak ada video aku real gitu lho. Itu lebih kayak video cuplikan atau yang diedit-edit," ujarnya.
Meski demikian, Natasha Wilona tak mau ambil pusing dan terlihat santai menanggapinya.
"Enggak juga sih ya (merasa dirugikan) santai aja karena maksud aku itu kan lebih orang ngedit-ngedit asal gitu kan," ucap dia.
Hanya saja, Natasha Wilona merasa kasihan dengan masyarakat yang justru percaya dengan pemberitaan hoaks ini.
"Cuman aku kasihan sama orang-orang yang nanti misalnya sudah nonton terus mereka enggak ngelihat benar-benar sumbernya dari mana dan lain-lain terus langsung dibawa dari pemberitaan itu kan kasihan," ungkap Wilona.
Oleh karena itu, Natasha Wilona mengimbau warganet untuk lebih teliti lagi ketika mendapat sebuah pemberitaan di media sosial.
Berita Terkait
-
Natasha Wilona Angkat Bicara Terkait Kabar yang Sebut Dirinya Jadi Mualaf
-
A Moment to Decide, Kisah Seorang Mualaf Menemukan Pasangan Hidup
-
CEK FAKTA: Beredar Kabar Paus Yohanes II Umumkan Masuk Islam, Benarkah?
-
Saling Menjunjung Sikap Toleransi, Tiga Artis Mualaf Rayakan Imlek
-
Masjid Jemaah Ahmadiyah Dibongkar dan Kalimat Syahadatnya Dicopot, Guntur Romli Murka
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning