SuaraJogja.id - Penemuan sebuah makam tak dikenal di Makam Ngasem, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis, Kabupaten sempat menggegerkan warga setempat pada Jumat (11/2/2022). Di atas makam itu terdapat sebuah nisan yang bertuliskan Archilla Bin Andreas yang wafat pada 12 Januari 2022.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Jetis lantaran tidak ada warga sekitar yang bayinya meninggal. Kemudian pada Minggu (13/2/2022) polisi bersama warga melakukan pengintaian dan mendapati sepasang kekasih yang berziarah ke makam itu. Akhirnya dua orang berinisial si pria yakni AND (19) asal Godean, Sleman dan ASV itu diamankan guna dimintai keterangan.
Bahkan polisi melakukan ekshumasi atau penggalian kuburan pada Selasa (15/2/2022) kemarin supaya jasad bayi bisa diautopsi.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan menerangkan, salah satu dari dua orang yang diamankan adalah ASV (18), yang merupakan ibu dari jasad bayi tersebut. ASV merupakan warga Sriharjo, Imogiri, Bantul.
Baca Juga: Pembuang Orok di Kasihan Bantul Terungkap, Konsumsi Banyak Obat untuk Gugurkan Kandungan
"Yang bersangkutan mengakui bahwa makam tersebut berisi jasad hasil hubungan gelap. Namun, pengakuan ini tidak serta merta kami terima sehingga kami berkoordinasi dengan RS bhayangkara untuk autopsi," kata AKBP Ihsan dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (16/2/2022).
Hasil autopsi menunjukkan bahwa orok berusia empat bulan itu tewas akibat pengaruh obat yang diminum si ibu secara berlebihan.
"Memang betul kondisinya meninggal dan diduga karena diberikan obat yang berlebih akhirnya tewas," papar dia.
Dijelaskannya, pelaku melakukan aborsi dengan cara meminum obat jenis pil yang dibeli dari marketplace secara online pada 8 Februari 2022 seharga Rp189 ribu. Kemudian ia meminum pil itu pada Kamis (11/2/2022) di rumahnya.
"Dia meminum obat tersebut mulai pukul 15.00-24.00 WIB. Jadi selang tiga jam dia menenggak empat butir pil sehingga total ada 16 butir yang diminumnya," katanya.
Baca Juga: Haji Faisal Bantah Larang Keluarga Vanessa Angel Ziarah: Kalau Datang Bawa Cangkul Baru Enggak Boleh
Usai meminum obat itu, efeknya baru terasa sekitar pukul 02.00 WIB. Yang dirasakan oleh pelaku saat itu adalah nyeri perut seperti ingin buang air besar (BAB) maka dia bolak balik ke kamar mandi tapi tidak BAB.
Berita Terkait
-
Teliti Makam Yesus, Ilmuwan Ungkap Fakta Mengejutkan Mengenai Kematian dan Kebangkitan
-
Geger! Jasad Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Tanah Abang, Terbungkus Handuk Pink!
-
Ziarah Kubur Jelang Lebaran: 10 Adab Penting yang Wajib Diketahui
-
Lima Tahun Dihantui Rasa Bersalah, Nunung Akhirnya Mau Ziarah ke Makam Ibu Tahun Ini
-
Apa Hukum Tidak Ziarah ke Makam Orang Tua? Nunung Curhat 5 Tahun Belum Kuat Kunjungi Kuburan Ibu
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan