SuaraJogja.id - Seluruh personel Indonesia Patriots telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, dan kini mereka sudah kembali melakukan latihan rutin sebagai persiapan menjelang lanjutan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2022.
Manajer Indonesia Patriots Jamin Mattotoran mengatakan, fokus latihan saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik serta level kepercayaan diri para pemain setelah sempat rehat sejenak akibat COVID-19.
"Kondisi tim semua sudah sembuh dari Covid-19, baik pemain maupun seluruh ofisial. Kami yakin ini akan baik buat perkembangan mereka karena untuk tim muda seperti Patriots membutuhkan banyak uji coba...Sebisa mungkin kami akan melakukan uji coba sebanyak banyaknya," ujar Jamin dalam rilis pers Perbasi, Rabu.
Jamin berharap waktu yang tersedia selama jeda kompetisi ini juga bisa dimaksimalkan tim meningkatkan kemampuan dan kekompakan tim. Dengan begitu, asuhan Milos Pejic itu bisa memberikan penampilan terbaik dalam lanjutan liga nanti.
Dia menjelaskan bahwa selama masa karantina para pemain dan ofisial juga menyibukkan diri dengan latihan mandiri sekaligus evaluasi internal tim.
"Bagi pemain yang negatif juga sudah mulai latihan ringan walau hanya dalam lingkungan hotel karantina. Banyak pelajaran yang diperoleh selama masa karantina kemarin," ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 18 personel Indonesia Patriots positif COVID-19 menjelang Seri II Bandung IBL 2022, yang membuat mereka tidak bisa ambil bagian pada semua pertandingan di Bandung.
Di saat yang sama, COVID-19 juga menyerang sejumlah pemain dari klub lain, ofisial, hingga perangkat pertandingan sehingga IBL memutuskan untuk menghentikan sementara Seri II Bandung.
Adapun lanjutan IBL 2022 dijadwalkan akan kembali bergulir pada awal Maret nanti. [ANTARA]
Baca Juga: IBL 2022 Dilanjutkan Awal Maret, Terbuka untuk Opsi Gelembung Terpusat
Berita Terkait
-
IBL 2022 Dilanjutkan Awal Maret, Terbuka untuk Opsi Gelembung Terpusat
-
Sempat Dihentikan Imbas COVID-19, IBL 2022 Bakal Lanjut Awal Maret
-
Covid-19 Mengamuk, IBL Buka Opsi Lanjutkan Kompetisi dengan Format Bubble Terpusat
-
Dihantam Covid-19, West Bandits Combiphar Solo Mendukung Upaya Mitigasi IBL 2022
-
Demi Mitigasi COVID-19, IBL Hentikan Sementara Pertandingan Seri Kedua
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat