SuaraJogja.id - Harga kedelai terus merangkak naik sejak awal Januari 2022. Bahkan kini harga kedelai impor menyentuh angka Rp12.000 per kilogram (kg).
Penjual tahu di Pasar Beringharjo, Kota Jogja, Wagiyem menuturkan bahwa kenaikan harga kedelai memaksa ia mengecilkan ukuran tahunya. Ditambah lagi sulit untuk menjual tahu.
"Saya jualan tahu paling kecil Rp500 dan yang besar Rp1.000. Yang Rp500 ukurannya kira-kira setengah jari telunjuk orang dewasa," kata Wagiyem ditemui SuaraJogja.id, Minggu (20/2/2022).
Tingginya harga kedelai impor membuatnya tidak berani kulakan kedelai dalam jumlah banyak. Wagiyem hanya membeli sekitar satu kwintal kedelai impor.
"Jadi paling banyak kulakan kedelai hanya satu kwintal. Saya keluar modal Rp1,150 juta, enggak berani beli banyak-banyak," ujarnya.
Menurut Wagiyem, pada 2021 harga kedelai masih berkisar Rp9.500 per kg. Perihal pemicu kenaikan harga kedelai, ia pun mengaku tak tahu.
"Tahun lalu harga kedelai impor masih Rp9.500 per kg. Saya tidak tahu apa penyebabnya kok bisa langsung naik sampai Rp2.000 sendiri," papar dia.
Meskipun demikian, dia tidak mempersoalkan naiknya harga kedelai impor asalkan stoknya aman.
"Yang penting barangnya (kedelai impor) ada terus daripada tidak ada barang sama sekali. Kalau tidak ada stoknya saya tidak bisa jualan, tidak turun tidak apa-apa," katanya.
Baca Juga: Juru Parkir Pasar Beringharjo Meninggal Saat Keluarkan Motor dan 4 Berita SuaraJogja
Dia menilai sekarang ini sudah jarang petani yang menanam kedelai. Sehingga jarang ada kedelai lokal dan akhirnya bergantung dari kedelai impor.
"Di Indonesia sudah jarang ada yang menanam kedelai. Kedelainya saat ini kebanyakan impor dari Amerika Serikat," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Lindungi Siswa dari Intimidasi, Disdikpora DIY Perketat Akses Pihak Ketiga ke Sekolah
-
Masih Ada Praktik Jual Seragam, Disdikpora DIY Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Berbisnis