SuaraJogja.id - Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, Hyatt Regency Yogyakarta selalu berkomitmen untuk peduli terhadap kebugaran dan kesehatan karyawan. Fasilitas olahraga gym yang diberi nama "HyGym" pun dibangun.
HyGym di Hyatt Regency Yogyakarta diresmikan langsung oleh Area Vice President Hyatt Indonesia, Marco Groten, pada Sabtu (19/02/2022) kemarin. Ruang olahraga ini dapat digunakan oleh seluruh karyawan, casual worker, dan trainee setiap hari.
Jam operasionalnya antara lain pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB. Protokol kesehatan yang ketat diterapkan dan ruangan rutin disterilkan dengan disinfektan untuk menjaga kebersihan dan higienitas gym.
"Kami sadar bahwa untuk hidup sehat, kita harus rajin berolahraga yang teratur, makan makanan sehat dan istirahat yang cukup. Demi kebugaran semua karyawan, Hyatt selalu mengajak semua karyawan untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang mereka sukai, menyediakan makanan yang sehat dan bergizi dan menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi," ungkap Nurcahyadhi selaku General Manager Hyatt Regency Yogyakarta.
Terdapat berbagai pilihan alat fitness yang sudah disediakan di gym yang berkapasitas 25 orang ini, seperti treadmill, elliptical trainer, weight bench, dumbbell set, straight bar, multi trainer, rubber gym ball, dan masih banyak lagi.
Ruangan ini cukup luas untuk dapat mengakomodir berbagai kelas fitness, antara lain zumba, yoga, dan lain-lain. HyGym sendiri terletak di area karyawan di Lower Ground, menjadikan fasilitas ini aksesibel untuk karyawan.
Selain peresmian HyGym, sebelumnya Hyatt Regency Yogyakarta juga sudah menggelar beragam program untuk karyawan. Program tersebut di antaranya Beragam program seperti "HySteps", "Wellbeing Activity", dan "Mindfulness Class".
"HySteps" merupakan program yang mengajak karyawan untuk hidup sehat dengan lebih banyak berjalan kaki. Karyawan atau biasa disebut "Hyatt People" akan mendapatkan satu poin untuk setiap 6000 langkah per hari yang diukur melalui smartband yang mereka kenakan.
Poin tersebut dikumpulkan di akhir bulan dan dapat ditukarkan dengan hadiah menarik, mulai dari sepatu olahraga hingga voucher menginap. Program HySteps ini bertujuan untuk membangun gaya hidup aktif karena berjalan kaki memiliki banyak manfaat.
Baca Juga: 5 Tujuan Utama Latihan Kebugaran Jasmani, Ternyata Bisa untuk Meningkatkan Kinerja Otak, Lho!
Sementara itu, program Wellbeing Activity adalah program olahraga yang diadakan setiap hari Kamis sore dengan cabang olahraga yang berbeda tiap minggunya, seperti jogging, bersepeda, tenis, tenis meja, golf, dan lain-lain.
Tidak ketinggalan, program "Mindfulness Class" untuk menyeimbangkan kesehatan mental karyawan yang diadakan setiap dua minggu sekali pada hari Rabu dengan durasi 30 menit. Dipandu secara virtual oleh Karu Nanithi, Global Wellness Council untuk Hyatt Asia Pacific, Hyatt People diajak untuk membangun kesadaran diri atas pikiran dan perasaan dengan bermeditasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Jadwal Lengkap Agenda Wisata Jogja Februari 2026: Dari Tradisi hingga Romansa!
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan