SuaraJogja.id - Pemain sepak bola Belanda Shayne Pattynama digadang-gadang untuk menjalani proses naturalisasi. Pemain sepak bola asal Belanda itu memang memiliki potensi cemerlang di lapangan hijau hingga membuat PSSI jatuh hati.
Di usia yang masih muda, Shyane Pattynama telah menapaki kiprah internasional. Sejak 2021, pemain 23 tahun ini bergabung dengan Viking FK, klub yang berlaga di divisi utama Liga Norwegia dan menjadi skuad pertama Shayne Pattynama di luar Belanda.
Karier profesional muda Shayne Pattynama diawali dengan bergabungnya ia ke SV Lelystad '67 pada 2004. Tiga tahun bermain bersama klub sepak bola amatir Belanda dari Lelystad itu, kemampuan Shayne Pattynama dilirik tim besar Ajax. Ia pun diboyong ke skuad muda pada 20027.
Dari Jong Ajax, Shayne Pattynama kemudian berlabuh selama tujuh tahun ke tim satelit Utrecht, Jong Utrecht, sejak 2010. Pada 2015, ia sukses meraih gelar juara Eredivisie U-17 bersama timnya itu.
Masih memperkuat skuad pemain muda Utrecht tersebut di 2017, ia pun menjalani debut karier di Eerste Divisie, kasta kedua Liga Belanda, untuk U-19. Selama dua musim bersama FC Utrecht, ia melakoni 41 pertandingan dengan total 1 gol.
Setelah itu, Shayne Pattynama hengkang dari Utrecht dan memulai karier profesional di tim senior dengan bergabung bersama SC Telstar pada 2019. Dua tahun bertarung bersama klub tersebut, Shayne Pattynama mencetak lima kali gol dari 48 pertandingan.
Permainan impresif Shayne Pattynama pun lagi-lagi tercium tim lain. Kali ini tak main-main, performa moncernya memikat hati Viking FK, tim raksasa Liga Norwegia Eliteserien.
Shayne Pattynama pun sama sekali tak mengecewakan keputusan Viking meminangnya. Baru lima kali tampil, ia membawa timnya pada kemenangan telak 4-1 lewat gol yang ia torehkan di menit-menit akhir.
Biasa beroperasi sebagai bek kiri, Shayne Pattynama rupanya memiliki bakat multiposisi, antara lain bek kanan, gelandang tengah, gelandang bertahan, gelandang serang, hingga winger.
Baca Juga: Tokyo Verdy Ungkap Alasan Tertarik Boyong Pratama Arhan
Tak heran, PSSI kepincut untuk menaturalisasi Shayne Pattynama. Sebelumnya, Exco PSSI Hasani Abdulgani telah mengabarkan bahwa Shayne Pattynama sudah menyatakan bersedia untuk turut bergabung dengan timnas Indonesia.
Hasani Abdulgani, lewat akun Instagram @hasaniabdulgani, mengunggah foto Shayne Pattynama. Ia mengungkap secara singkat latar belakang pemain 23 tahun keturunan Indonesia itu.
"Shayne Pattynama pemain asal Belanda, sekarang bermain di klub Viking FK (Liga 1 Norwegia). Ayahnya lahir di Semarang," ungkap Hasani.
Menurut keterangannya, Shayne Pattynama sudah menyatakan bersedia untuk ikut membela timnas Indonesia. Lantas, Hasani menyambut hangat bakal pemain naturalisasi tersebut.
"Pattynama sudah mengirim surat pernyataan bersedia bermain untuk Timnas serta dokumen pendukung lainnya. Welcome on board [selamat datang]," tutupnya.
Berita Terkait
-
Tokyo Verdy Ungkap Alasan Tertarik Boyong Pratama Arhan
-
Sama-sama Berposisi Bek Kiri, Siapa Paling Jago Pratama Arhan atau Shayne Pattynama, Calon Pemain Timnas Indonesia
-
Petinggi J-League Sebut Liga Jepang Bisa Jadi Bantu Loncatan Pratama Arhan ke Eropa
-
Bersedia Bela Timnas Indonesia, Naturalisasi Shayne Pattynama Disambut Exco PSSI
-
Exco PSSI Munculkan Satu Pemain Keturunan Lagi, Shayne Pattynama Main di Norwegia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat