Di sisi lain, NATO juga tidak bisa masuk ke dalam konflik tersebut. Pasalnya Ukraina sendiri belum tergabung dalam NATO.
"Makanya yang bisa dilakukan hanyalah mensuplai senjata atau memberi bantuan," sebutnya.
Muhadi mengungkapkan keadaan saat ini yang dinilai cukup merisaukan adalah Amerika yang juga mengirimkan pasukan ke Eropa. Hal itu membuat adanya potensi eskalasi konflik yang menambah runyam persoalan tersebut.
"Ini kalau kita bicara tentang perang dunia ketiga itu ya di situ itu kemungkinannya. Eskalasi itu, misalkan rudal Rusia ternyata masuk ke wilayah salah satu negara NATO, kan Ukraina itu sebelahnya sudah NATO semua itu. Nah itu kalau satu negara anggota NATO itu terkena, ya sudah NATO punya alasan untuk masuk ke sana," urainya.
"Jadi ruang itu terbuka sekali. Nah bayangannya Ukraina itu selama ini kan agak keras kepala juga gitu ya. Jadi dia membayangkan NATO akan masuk tapi kan gak bisa begitu saja. Kecuali kemudian NATO kemudian merasa terancam karena ada rudal yang masuk ke salah satu negara anggota NATO, kemudian semua negara anggota NATO bisa masuk," sambungnya.
Ketika ditanya kemungkinan Ukraina yang bergabung je NATO saat konflik sekarang ini, kata Muhadi, tidak mungkin terjadi. Sebab tetap akan memerlukan proses yang lama untuk mengatur hal tersebut.
"Selama ini sebenarnya Amerika selalu mengatakan open keanggotaan Ukraina tapi kalau dalam situasi seperti ini nggak mungkin (bergabung NATO)," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat