SuaraJogja.id - Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, belum bisa memastikan prediksi turunnya harga minyak goreng di pasaran. Pihaknya masih tetap melakukan operasi minyak goreng curah untuk Maret ini dan juga minyak goreng subsidi.
"Maret ini masih kami siapkan, nantinya ada untuk minyak goreng curah," terang Kepala Disdag Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono dihubungi wartawan, Jumat (4/3/2022).
Yunianto mengatakan pihaknya akan menjual minyak curah seharga Rp11.500 per liter. Nantinya akan dilakukan di empat pasar yang ada di Kota Jogja.
"Selain itu juga kita jual yang 1 botol (600 mililiter) Rp10 ribu. Jadi kalau curah ini kan yang beli pelaku usaha, nanti mereka bisa beli dengan harga murah. Semoga pekan ini bisa kita mulai," terang dia.
Baca Juga: Parah! Kota Minyak Alami Kelangkaan Minyak Goreng, Toko Kelontong Jual Sampai Harga Rp 43 Ribu
Rencananya keempat pasar yang belum ditentukan itu akan menerima stok 10 ton minyak goreng curah.
Tidak hanya minyak curah, minyak subsidi juga akan dijual dengan harga murah Maret ini. Februari lalu, Disdag menggelar di 4 pasar prioritas.
"Rencananya memang Maret ini kita lakukan, namun stok minyak yang 1 liter ini belum datang, masih kami tunggu," kata Yunianto.
Lebih kurang 24 ton minyak goreng tersebut dikirim oleh PTPN PPI ke Kota Jogja. Minyak dijual seharga Rp14 ribu.
"Seperti sebelumnya kita jual Rp14 ribu. Tetap kami batasi 1 orang hanya boleh menerima 2 liter saja," kata dia.
Baca Juga: Belasan Warga di Banjarnegara Tertipu Minyak Goreng Murah, Pelaku Ternyata Berstatus PNS
Sebanyak 24 ton minyak goreng, nantinya dibagikan ke-4 pasar yakni Pasar Beringharjo, Pingit, Demangan dan Pasar Kranggan. Tidak menutup kemungkinan jumlah minyak tersebut dijual di beberapa pasar lain.
Berita Terkait
-
Promo Minyak Goreng Alfamart Hari Ini, dari Sovia hingga Sunco 2 Liter Harga Murah
-
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Minyak Goreng Lain Dikemas ke MiyaKita, Takarannya Dikurangi
-
Gawat! Kemendag Ciduk Repacker MinyaKita Nakal, Ini Modusnya!
-
Kemendag Tegaskan MinyaKita Bukan Subsidi dan Tak Berasal dari APBN
-
66 Pelaku Usaha MinyaKita Nakal Diciduk Kemendag, Ini Modusnya
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY