SuaraJogja.id - Kejadian miris dialami Naomi Osaka di lapangan. Ia dicemooh gara-gara kekalahan babak kedua, Sabtu (12/3/2022) malam waktu Indian Wells atau Minggu WIB. Andy Murray pun menyatakan simpati untuknya.
Ia juga mengatakan bahwa penonton yang kejam adalah bagian yang tidak menguntungkan dari olahraga.
Osaka terlempar dari permainannya dan mulai menangis setelah seseorang berteriak, "Naomi, kau payah!" pada awal kekalahannya 6-0 6-4 dari Veronika Kudermetova.
Setelah pertandingan, Osaka berbicara langsung kepada penonton yang mendukung, mengatakan insiden itu mengingatkan pada pelecehan yang diterima Venus dan Serena Williams dalam turnamen itu pada 2001, yang membuat mereka memboikot acara tersebut selama lebih dari satu dekade.
"Ini yang sulit," kata Murray setelah kekalahan babak kedua, Minggu waktu setempat atau Senin WIB.
"Saya berpikir hal itu terjadi pada olahraga tertentu, saya tidak akan mengatakan bahwa saya sering melihatnya di tenis... tetapi jika saya menonton sepak bola atau pertandingan sepak bola dan seorang pemain akan melakukan lemparan ke dalam atau tendangan sudut, dan orang banyak melontarkan ejekan pada orang-orang itu."
"Saya selalu berpikir, bagaimana itu diperbolehkan? Anda tidak bisa melakukan itu," kata Murray, menambahkan bahwa perilaku seperti itu tidak dapat diterima di tempat umum atau tempat kerja lainnya.
Murray mengatakan, dia pernah mendengar komentar yang "tidak nyaman" ketika memainkan pertandingan Piala Davis jauh dari kampung halamannya.
"Jelas saya bersimpati untuk Naomi, bahwa itu sangat membuatnya kesal tapi ya, saya kira juga itu selalu menjadi bagian dari olahraga," kata Murray.
Baca Juga: Rafael Nadal: Perlu Hukuman Keras untuk Tahan Ledakan Emosi Pemain
"Jadi, Anda tahu, Anda harus, saya kira, bersiap untuk itu dalam beberapa hal dan dapat mentolerir karena itu sering terjadi di semua olahraga." [ANTARA]
Berita Terkait
-
Rafael Nadal: Perlu Hukuman Keras untuk Tahan Ledakan Emosi Pemain
-
Status Nomor Satu Dunia Bikin Daniil Medvedev Terbenani Sekaligus Termotivasi
-
Top 5 Sport: Tak Raih Podium di MotoGP Qatar, Franco Morbidelli Sebut Yamaha Alami Penurunan
-
Andy Murray Sumbangkan Hadiah Uang dari Turnamen untuk Anak-anak Ukraina
-
Andy Murray Kembali Dilatih Ivan Lendl
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma