SuaraJogja.id - Tak lama setelah bersiap untuk melonggarkan pembatasan, Jerman malah dihadapkan lagi dengan rekor tertinggi insiden tujuh hari COVID-19 pada Rabu (16/3/2022).
Institut Robert Koch (RKI) mencatat 262.593 infeksi baru, penurunan 22 persen dibandingkan dengan pekan lalu yang membawa jumlah total infeksi nyaris ke 17,7 juta kasus.
Infeksi telah meningkat kembali sejak awal Maret usai aturan, yang mencegah orang-orang yang belum divaksin untuk mengakses banyak ruang publik dalam ruangan, mulai dilonggarkan.
Insiden tujuh hari itu naik ke level tertinggi baru sebanyak 1.607 infeksi per 100.000 orang pada Rabu (16/3), meningkat dari 1.585 pada hari sebelumnya.
Sebanyak 269 orang meninggal, menjadikan jumlah total kematian mencapai 126.142 orang.
Pada Jumat (18/3), parlemen berencana untuk mengesahkan undang-undang yang disederhanakan, yang akan secara signifikan mengurangi pembatasan di sekitar Jerman.
Undang-undang yang ada saat ini akan berakhir pada Sabtu (19/3).
Pemerintah Jerman berpendapat bahwa kendatipun kasus-kasus meningkat, tidak ada lagi risiko besar yang membebani sistem kesehatan berkat vaksinasi dan fakta bahwa varian Omicron yang dominan sering kali memiliki gejala lebih ringan.
Langkah-langkah perlindungan terbatas masih mungkin akan diberlakukan di titik-titik pusat aktivitas dengan jumlah infeksi tinggi. [ANTARA]
Baca Juga: Kasus Covid-19 Masih Ditemukan di Satuan Pendidikan, 58 Sekolah di Sumut PJJ
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Masih Ditemukan di Satuan Pendidikan, 58 Sekolah di Sumut PJJ
-
Update COVID-19 Jakarta 15 Maret: Positif 1.571, Sembuh 2.640, Meninggal 31
-
Kasus Covid-19 Kembali Melandai, Bima Arya Buka Kembali PTM di Kota Bogor
-
Satgas Penanganan Covid-19 Sebut Indonesia Berhasil Lewati Masa Puncak Kasus Omicron
-
Harap Merapat! Kemenkes Kasih Kabar Bahagia Soal Covid-19 di Indonesia, Mau Tahu Enggak?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta