SuaraJogja.id - Dalam film terbaru berjudul Jakarta vs Everybody, Jefri Nichol dan Wulan Guritno berbagai soal proses syuting, termasuk saat melakukan adegan panas dengan lawan mainnya.
Dalam film tersebut, Jefri Nichol berperan sebagai Dom, seorang pria asal Padang yang tak kunjung mendapat pekerjaan saat merantau di Jakarta. Wulan Guritno memerankan sosok Pinkan, DJ cantik pacar Radit (Ganindra Bimo) yang juga kurir narkoba.
Sementara itu, Dea Panendra berperan sebagai Khansa, perias mayat yang menyadarkan Dom untuk kembali ke mimpi-mimpinya.
Wulan Guritno memiliki syarat untuk lawan mainnya sebelum melakukan adegan intim. Ibu tiga anak itu meminta Jefri Nichol dan Ganindra Bimo untuk mandi lebih dulu sebelum melakukan adegan itu.
"Kayak, Nichol nanti nanya 'Mbak Wulan nanti nyamannya gimana?' terus aku nanya Bimo 'nyamannya gimana', kalau aku nyamannya harus wangi. Akhirnya sebelum melakukan, kita semua mandi," kata Wulan Guritno, dikutip Hops.ID--jaringan Suara.com--dari kanal YouTube Bioskop Online pada Selasa (22/3/2022).
Berbeda dari Wulan, Jefri Nichol tak masalah dengan bagaimanapun kondisi lawan mainnya ketika melakukan adegan ranjang.
"Aku sebenarnya mau mereka mau gimana saja aku nyaman-nyaman saja karena itu Mbak Wulan dan Dea Panendra gitu. Kalau aku, tapi aku mandi dulu," tutur aktor 23 tahun itu.
Saat menjalani syuting khusus bagian intim dengan artis 40 tahun tersebut, Nichol mengaku masih segar. Hal tersebut karena adegannya dilakukan pada pagi hari.
"Kalau enggak salah waktu sama Mbak Wulan waktu itu pagi-pagi, ya jadi aku waktu itu masih fresh," ujarnya.
Baca Juga: Angie Ang Bikin Marc Marquez Salting, Wulan Guritno Mesra dengan Sabda Ahessa
Namun, adegan ranjang antara Jefri Nichol dan Dea Panendra dilakukan di hari terakhir kegiatan syuting akan selesai, yakni sekitar pukul dua hingga tiga dini hari.
"Kalau Kak Dea Panendra itu kita scene terakhir di hari terakhir dan sudah keringetan banget kan. Jam dua sampai jam tiga subuh aku ganti celana dalam, semuanyalah, biar fresh banget," ucap Nichol.
Dengan begitu, Nichol berusaha semaksimal mungkin agar artis 31 tahun tersebut nyaman beradu akting dengannya.
"Akhirnya kita syuting setelah mandi jam dua sampai jam tiga subuh, ada kali sejaman, karena teknis banget adegan itu," lanjut dia.
Baik Nichol, Wulan, maupun Bimo memiliki cara tersendiri agar mereka membangun chemistry agar film Jakarta vs Everybody bisa dinikmati oleh penonton.
"Adegan intim itu enggak mungkin terlihat terpercaya kalau kitanya enggak nyaman. Jadi Nichol berusaha bikin aku nyaman, Bimo juga, aku juga gimana berusaha bikin nyaman," ungkap Wulan.
Berita Terkait
-
Angie Ang Bikin Marc Marquez Salting, Wulan Guritno Mesra dengan Sabda Ahessa
-
Wulan Guritno Kembali Terciduk Mesra dengan Sabda Ahessa: Hampir Seumuran sama Anaknya
-
Ultah ke-26, Sabda Ahessa Gandeng dan Cium Wulan Guritno
-
Dari Chef Arnold sampai Wulan Guritno, 5 Artis Punya Bisnis Es Krim
-
4 Artis Punya Bisnis Es Krim, Siapa Saja yah?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi