SuaraJogja.id - Kapal Motor Diaskuri yang ditumpangi tujuh nelayan asal Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dilaporkan hilang kontak di wilayah perbatasan laut Indonesia dengan Australia, Kamis (24/3).
"Basarnas Kupang menerima informasi dari BCC (Basarnas Command Center) ada perahu yang mengalami kerusakan mesin di wilayah perairan Indonesia-Australia," kata Kepala Kantor Basarnas Kelas A Kupang Emi Friezer di Kupang, Sabtu.
Ia menjelaskan tim Basarnas Kupang didukung dengan Kapal Negara SAR Antareja 233 telah diberangkatkan ke lokasi pada Jumat (25/3) untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.
Sesuai informasi dari Simon Sera, pemilik perahu, KM Dioskuri dinahkodai Wahyu Defretes dengan enam anak buah kapal (ABK), yaitu Bachtiar Domun, Udin, Jun, Rama Pello, Rian dan Kom Pello.
Kapal asal Pulau Rote itu berada di kawasan perairan Indonesia-Australia untuk mencari teripang.
Emi mengatakan sejak Jumat tim SAR bersama Basarnas Command Center terus melakukan komunikasi serta koordinasi dengan pihak Australia mengingat posisi KMN Dioskuri yang posisinya berada di daerah sekitar perbatasan antara negara Indonesia dan Australia.
Menurut dia melalui upaya komunikasi dan koordinasi serta pergerakan unsur ke lokasi kejadian diharapkan agar para nelayan dapat segera ditemukan.
Tim SAR yang dilibatkan dalam operasi SAR ke wilayah perairan Australia itu, antara lain tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, ABK KN SAR Antareja 233, personel Satuan Patroli Lantamal VII Kupang serta dari Bakamla Kupang.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Baca Juga: Sempat Viral, Bocah Rote Peniru Komentator Unjuk Gigi di Depan Pembalap MotoGP Mandalika
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan