SuaraJogja.id - Polda DIY bersama instansi terkait serta Satgas Pangan DIY terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok terutama minyak goreng di wilayahnya. Hal itu dilakukan secara rutin guna mengantisipasi munculnya kecurangan dari sejumlah oknum tidak bertanggungjawab.
Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar tidak memungkiri ada kemungkinan kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah orang tertentu. Khususnya terkait dengan komoditas minyak goreng.
Salah satu kecurangan yang diantisipasi adalah melakukan pengepakan kembali atau repacking. Dalam hal ini biasanya oknum tertentu diketahui melakukan pengepakan kembali minyak curah sawit ke dalam kemasan.
"Ini juga melanggar aturan yang diatur dalam undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan Perpres tahun 71 tahun 2015 tentang penyimpanan bahan pokok dan barang penting," kata Asep kepada awak media, Selasa (29/3/2022).
Selain itu, ada pula penyimpangan yang dilakukan dalam mengalihkan peruntukan minyak goreng curah sawit. Di sini yang seharusnya diperuntukkan dengan sasaran UMKM dan konsumen rumah tangga malah ke industri.
Baca Juga: Polda DIY Musnahkan Barang Bukti Ganja Seberat 81 Kilogram
"Ini juga yang dibilang spekulan tadi ya mungkin melakukan hal itu juga mungkin menyimpan. Saya kira ini kita kontrol setiap hari dan distributor kita lihat, kita pantau setiap hari, kewajaran dari jumlah minyak yang didistribusikan ke ritel, retailer baik itu di pasar tradisional maupun di pasar-pasar modern," tegasnya.
Disampaikan Asep, sejauh ini dari hasil pantauan di lapangan yang telah dilakukan jajarannya distribusi minyak goreng yang diberikan masih dalam jumlah wajar. Dalam artian saat ini tidak ada kekosongan dari segi ketersediaan barang.
"Mudah-mudahan ini berlangsung terus dan kita komitmen untuk melakukan pemantauan setiap hari dilakukan oleh Satgas pangan juga instansi terkait yang tergabung di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta," ujarnya.
Sementara itu Dirreskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Roberto Pasaribu menuturkan pihaknya terus melakukan upaya preventif dan preemtif terhadap kecurangan-kecurangan yang ada di lapangan. Terlebih dengan metode tying atau bundling minyak goreng yang beberapa kali sempat ditemukan.
"Kami mengingatkan bersama instansi terkait dan setelah ini apabila masih ditemukan kami akan langsung tindak lanjuti ke dalam proses penyelidikan maupun penyidikan," ujar Roberto.
Baca Juga: Pembuktian Kasus Pornografi Siskaeee Tetap Berjalan, Polda DIY Berupaya Hentikan Penyebaran Videonya
Roberto menyebut bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan sejauh ini memang masih bersifat persuasif. Dengan sejumlah peringatan yang diberikan bersama oleh instansi terkait serta KPPU.
Berita Terkait
-
Promo Minyak Goreng Alfamart Hari Ini, dari Sovia hingga Sunco 2 Liter Harga Murah
-
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Minyak Goreng Lain Dikemas ke MiyaKita, Takarannya Dikurangi
-
Gawat! Kemendag Ciduk Repacker MinyaKita Nakal, Ini Modusnya!
-
Kemendag Tegaskan MinyaKita Bukan Subsidi dan Tak Berasal dari APBN
-
66 Pelaku Usaha MinyaKita Nakal Diciduk Kemendag, Ini Modusnya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas