SuaraJogja.id - Timnas bola voli putra bakal bersaing di SEA Games Hanoi, Vietnam tanpa uji coba tanding baik di dalam maupun luar negeri, seperti disampaikan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Heyser Harsono.
"Kita sudah tidak punya waktu lagi karena cukup mepet. Lagi pula anggarannya cukup besar," kata Heyser dalam keterangan tertulis, Rabu.
PBVSI telah memanggil 14 pebola voli putra untuk masuk skuad Indonesia menghadapi SEA Games Hanoi yang dijadwalkan bergulir pada 12-23 Mei. Sebelum bertolak ke Vietnam, seluruh pemain akan berada di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (31/3) guna melakukan persiapan.
"Seluruh pemain sudah masuk tanggal 31 Maret dan langsung dimulai 1 April mendatang untuk mengikuti tes fisik," kata Heyser disela sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PBVSI, di Sentul, Bogor, Rabu.
Baca Juga: Profil Mohammad Hashemzadeh, Pelatih Baru Timnas Futsal Indonesia
Setelah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas), tim bola voli putra Indonesia rencananya bertolak ke Vietnam antara tanggal 8 dan 9 Mei 2022. "Pembukaan SEA Games Hanoi dilakukan pada 12 Mei," kata Heyser.
Dalam surat nomor 152/PP.PBVSI/III/2022 perihal Pemanggilan Atlet dan Pelatih Bola Voli Indoor Putra, PBVSI telah memanggil 14 nama. Proses pemilihan dilakukan dengan melibatkan pelatih asal China Jeff 'Jiang' Jie yang ditunjuk sebagai juru taktik.
Mayoritas pemain yang dipanggil adalah wajah lama seperti Dio Zulfikri, Doni Haryono, Fahreza Rakha Abhinaya, Dimas Saputra, Rivan Nulmulki, Nizar Zulfikar, Rendy Febriant Tamamilang, Hernanda Zulfi, dan Yuda Mardiansyah Putra.
Mereka adalah pemain yang berkontribusi membawa Indonesia meraih emas pada SEA Games edisi sebelumnya di Filipina pada 2019. Selain itu, ada juga nama lainnya yakni M. Malizi, Farhan Halim, Mauluddani Daffa Naufal, Irpan, dan Fahri S. Putratama.
Pada kursi kepelatihan, Jiang Jie yang membawa tim debutan Bogor LavAni juara PLN Mobile Proliga 2022 akan dibantu dua asisten yakni Sigit Ari Widodo dan Indra Wahyudi. Kemudian ada nama Roy Nanlohy sebagai trainer dan Robby Sudrajat sebagai pelatih fisik.
Baca Juga: Timnas Voli Putra Indonesia Tanpa Uji Tanding Jelang SEA Games 2022
Timnas bola voli putra akan berjuang mempertahankan medali emas pada SEA Games Hanoi. Saat tampil di Filipina, skuad Merah Putih menjadi yang terbaik setelah mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-0 (25-21, 27-25, 25-17). [ANTARA]
Berita Terkait
-
Modal Berharga Menuju SEA Games 2025, Nayaka Budhidarma Juara Ramadhan Cup 2025
-
PSSI Gantung Nasib Indra Sjafri untuk SEA Games 2025?
-
3 Alasan yang Buat Indra Sjafri Layak Ditunjuk Melatih Timnas Indonesia di Sea Games
-
Pengakuan Jujur PSSI Tak Jadi Pecat Indra Sjafri: Info yang Disampaikan Pak Waketum...
-
Tugaskan Indra Sjafri untuk Tangani Timnas SEA Games, PSSI Ambil Keputusan yang Tepat?
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi