SuaraJogja.id - Mahasiswa dari berbagai daerah yang tergabung dalam BEM SI hari ini, Senin (11/4/2022) menggelar demo ke gedung DPR RI Senayan. Aksi yang melibatkan hingga 1000 massa tersebut pun turut mendapat tanggapan dari putra pendeta Gilbert Lumoindong yakni Greivance.
Lewat Instagram Stories, Greivance Lumoindong mengunggah foto selfie sedang berada di dalam pesawat. Dalam keterangan, kekasih Salmafina Sunan tersebut menghimbau masyarakat yang ada di Jakarta untuk berhati-hati lantaran adanya aksi demo yang digelar hari ini, Senin 11 April 2022.
"Dengar-dengar di Jakarta lagi demo nih, stay safe ya semua yang di Jakarta," tulis Greivance seperti dikutip dari akun Instagramnya.
Dari foto yang diunggah Greivance Lumoindong tampak berada di dalam pesawat dan bersiap untuk pergi ke suatu tempat. Meski tak ada keterangan lebih lanjut mengenai tempat yang akan didatangi.
"Gue kabur dulu gaes," tulisnya di story diikuti gambar pesawat.
Sementara itu, terkait demo yang digelar hari ini, hingga siang ini sejumlah massa mahasiswa mulai berdatangan menyemut di sekitar area Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Mereka datang dengan berbagai macam atribut salah satunya spanduk bertuliskan kalimat sarkas.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi mereka awalnya melakukan long march dari depan Gedung TVRI. Mereka jalan berbaris di Jalan Gatot Subroto depan Gedung Parlemen.
Tampak panji-panji hingga poster bertuliskan kalimat berisi aspirasi dibentangkan para mahasiswa yang hadir. Menariknya juga ada spanduk bertuliskan kalimat sarkas menyindir lambatnya menangkap mafia minyak goreng.
"Onlyfans Cepat, Mafia Minyak Lama (ditangkap)," tulis spanduk yang dibawa massa mahasiswa.
Baca Juga: Demo Mahasiswa 11 April 2022, Aliansi Mahakam Sebut Isu Jokowi 3 Periode Digiring Terstruktur
Adapun terlihat di Jalan Gatot Subroto depan Gedung DPR mengarah ke Slipi Jakarta Barat tampak lumpuh. Kendaraan yang melintas tampak terpaksa melewati jalur Transjakarta.
Aparat kemudian juga bersiaga melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
Sebelumnya Koordinator Pusat BEM SI Kaharuddin mengatakan, pemilihan tempat di DPR bertujuan menyampaikan aspirasi dan memberikan peringatan kepada wakil rakyat terkait berbagai permasalahan yang ada.
Tuntutan mahasiswa itu di antaranya menolak perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan pemilu dan kenaikan harga bahan bakar minyak serta sembako. Aksi diikuti oleh 1.000 mahasiswa dari berbagai daerah.
Koordinator Media BEM SI, Luthfi Yufrizal mengatakan, telah mengantisipasi kemungkinan adanya pihak yang menunggangi aksi ini dengan tujuan memicu kerusuhan. Upaya antisipatif ini salah satunya dengan membentuk tim keamanan yang bertugas melalukan penyaringan terhadap peserta aksi.
"Istilahnya harus hati-hati dengannya orang-orang yang menjadi cuma nebeng di aksi itu, cuman buat rusuh doang, harus di screening dengan teliti," kata Luthfi.
Berita Terkait
-
Disebut Salmafina Sosok yang Bucin, Greivance Lumoindong Sebut Tak Dilarang Tuhan Asal Tahu Batasannya
-
Pacari Salmafina, Greivance Lumoindong Diwanti-wanti Sunan Kalijaga
-
7 Potret Greivance Lumoindong, Anak Pendeta Pacar Baru Salmafina Sunan
-
Isu Pacaran, Greivance Lumoindong Ungkap Momen Manis Bareng Salmafina Sunan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa UAD saat KKN Mencuat, Polresta Sleman Lakukan Penyelidikan
-
Berawal dari Dapur Rumah, Brownies Ketan Asal Sidoarjo Tembus Pasar Global