Seorang kerabat dari seorang Palestina yang tewas saat bentrok dengan pasukan Israel menangis di sebuah rumah sakit. [Dok.Antara]
Tahun lalu terjadi beberapa bentrokan antara warga Palestina dan polisi Israel pada malam bulan puasa.
Pemindahan warga Palestina di Yerusalem Timur dan penggerebekan Masjid Al Aqsa –tempat paling suci ketiga dalam Islam– oleh polisi menyulut perang Israel-Gaza selama 11 hari yang menewaskan 250 warga Palestina di Gaza dan 13 orang di Israel.
Dalam perang Timur Tengah 1967, Israel merebut Tepi Barat, Jalur Gaza dan Yerusalem Timur –wilayah di mana rakyat Palestina berjuang untuk mendapatkan kenegaraannya.
Putaran terakhir perundingan damai kolaps pada 2014.
Berita Terkait
-
Perdana Menteri Palestina Tolak Putusan Pengadilan Israel soal Otoritas Palestina
-
Di Tengah Ketegangan Yang Meningkat, Israel Tahan 21 Warga Palestina Di Tepi Barat
-
Tuding Bacok Tentara, Pasukan Israel Bunuh Dua Perempuan Palestina
-
Makin Panas! Tentara Israel Bunuh Dua Perempuan Palestina Di Tepi Barat
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat