Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 18 April 2022 | 14:14 WIB
Seorang pedagang daging sapi melayani pembeli di Pasar Beringharjo, Kota Jogja, Senin (18/4/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Ia tak menampik ketika H-3 lebaran, harga daging sapi akan melonjak tinggi.

"Kalau biasanya paling tinggi itu, Rp160 ribu, tapi itu mendekati lebaran. Karena kan yang membuat rendang juga banyak ya kalau idul fitri," terang dia. 

Seorang pembeli daging sapi asal Sleman, Bobi, mengaku dengan harga Rp125 ribu per kilonya sudah sangat mahal. Namun karena untuk kebutuhan makan selama Ramadhan dirinya tetap membeli. 

"Harga sekarang sudah sangat mahal. Ya ini beli saja untuk buka puasa saja. Harapannya bisa turun nanti, susah juga kalau mahal terus," terang perempuan 68 tahun itu. 

Baca Juga: H-1 Puasa Ramadhan, Penjual Daging Segar di Pasar Beringharjo Keluhkan Harga yang Melonjak Tinggi

Sementara Kepala Disdag Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono memastikan bahwa untuk harga daging sapi di Jogja belum ada kenaikan. 

"Kalau tadi pagi belum ada yang naik untuk komoditas daging. Bisa nanti di cek di aplikasi JSS," ujar dia. 

Menyusul dengan rencana Mendag, Muhammad Lutfi akan mengimpor daging kerbau beku, Yunianto hanya menunggu kebijakan dari Pemda DIY ketika mendapat jatah daging tersebut. 

"Kami belum dapat kepastiannya. Jadi kalau teknis nanti menunggu dari provinsi dulu," kata Yunianto. 

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Kisaran Rp20 Ribu per Liter Usai HET Dicabut, Pedagang Pasar Beringharjo: Mahal Kasihan Pembeli

Load More