SuaraJogja.id - Pergerakan masyarakat jelang Lebaran 2022 semakin terasa. Salah satunya bisa dilihat dari pengajuan penambahan jumlah penerbangan atau esktra flight di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
PTS General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan sejauh ini sudah tercatat ada 26 permohonan penambahan rute guna melayani masyarakat pada arus mudik dan balik nanti. Permohonan itu tercatat sudah pada tanggal 20 April 2022 kemarin.
"Iya jadi menyambut Lebaran memang ada ekstra flight. Sejauh ini tercatat di tempat kami ada permohonan 26 penambahan penerbangan," kata Pandu kepada awak media, Kamis (21/4/2022).
Disampaikan Pandu, ekstra flight tersebut diajukan oleh sejumlah maskapai mulai dari Lion Group, Citilink, Garuda, hingga Batik. Namun dari 26 ekstra flight itu 4 di antaranya adalah reguler atau memanfaatkan izin rute yang sudah ada.
Ia merinci pengajuan ekstra flight itu terdiri dari Lion Group ada 14 flight dengan rute ke Balikpapan, Banjarmasin, Ujung Pandang dan Cengkareng. Lalu ada Citilink dengan 4 flight ke Cengkareng, Batik ke Cengkareng 2 flight pulang pergi dan rencana Pelita juga mengajukan 2 flight ke Cengkareng.
"Kemudian Garuda ke Cengkareng 4 flight tapi bukan ekstra flight melainkan reguler artinya mengisi izin yang sudah ada rutenya itu dikembalikan aktif. Tapi selebihnya 22 ini ekstra flight yang 4 reguler berarti penambahannya adalah 26 flight pada masa mudik. Ini yang tercatat sekarang. Bisa jadi nanti akan bertambah," paparnya.
Dengan penambahan penerbangan tersebut, Pandu menuturkan Bandara YIA juga akan melakukan berbagai persiapan. Termasuk dengan menambah jam operasional hingg malam hari.
Jika sebelumnya bandara di Kulon Progo itu hanya beroperasi dari pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB saja. Nantinya dengan penambahan penerbangan tersebut jam operasional akan ditambah menjadi pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB.
"Sebab memang ada penerbangan malam. Sehingga kami Angkasa Pura 1 Bandara YIA mengubah jam operasional hingga pukul 21.00 WIB untuk mengantisipasi permintaan dan lonjakan jumlah penumpang," terangnya.
Baca Juga: Kasus Video Porno di Bandara YIA, Siskaeee Jalani Sidang Perdana Secara Virtual
Pandu memastikan bahwa Bandara YIA sudah siap untuk menyambut para calon pengguna jasa transportasi udara. Tidak hanya dari segi infrastruktur saja melainkan kesiapan dari sumber daya manusia (SDM) yang ada.
Berita Terkait
-
Mulai Buka Penerbangan Internasional 29 April, Bandara YIA Lakukan Persiapan
-
Mudahkan Pelaku Perjalanan Jelang Momen Mudik, Bandara YIA Layani Vaksinasi Booster
-
Angkasa Pura I Proyeksikan Jumlah Penumpang di Bandara YIA Capai 12 Ribu per Hari
-
Bea Cukai Yogyakarta Kembali Layani Charter Flight Impor di Bandara YIA
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan