SuaraJogja.id - Ada-ada saja, video yang merekam aksi seorang pemuda asal Banten mendadak viral di media sosial atas aksinya memakan bara api.
Video yang diunggah oleh akun instagram @fakta.indo ini telah ditonton oleh lebih dari 500 ribu kali dan mendapat 1.716 komentar hingga menjadi viral di media sosial.
Dalam unggahan video tersebut, terlihat seorang laki-laki bersama temannya sedang berkumpul di sebuah dapur.
Salah satu laki-laki berpakaian putih dan menggunakan penutup kepala tersebut terlihat mengeluarkan sepotong kayu bakar yang masih mengeluarkan bara api dari dalam tungku pembakaran.
Menariknya, lelaki tersebut memakan bara api yang masih menyala pada ujung kayu bakar yang ada di tangannya tersebut dengan santai.
Tidak sampai di situ, usai bara api ditanggannya habis, laki-laki tersebut kembali mengambil kayu bakar dengan ujung bara api yang lebih besar kemudian memakannya.
"Wih kriuk-kriuk gitu," kata seseorang dalam video.
PERINGATAN: Adegan berbahaya, hanya dilakukan profesional. Jangan ditiru tanpa pengawasan.
Bahkan laki-laki tersebut memakan kayu bakar pemberian temannya yang masih mengeluarkan api.
Sontak keisengannya ini menimbulakan gelak tawa dari teman-temannya. Adapun seorang temannya mengatakan, aksinya ini dilakukan karena harga minyak goreng yang kembali mahal.
"Eh minyak (goreng) harga naik," kata dia di akhir video.
Atas aksinya ini, berbagai tanggapan datang dari warganet. Bahkan salah satu selebram ikut memberikan komentarnya.
"Laper? Ambil Snikers!," tulis sebuah akun Instagram.
"Akibat minyak goreng mahal," ungkap seorang warganet.
Ad ajuga yang menuliskan, "Karena tidak sanggup menggoreng kayu tersebut (minyak mahal)." [Kontributor SuaraJogja.id/Gita Putri Rahmawati]
Berita Terkait
-
Video Gemesin! Anak Korea - Bocah Indonesia Ini Sering Main Tapi Ternyata Obrolannya Tak Pernah Nyambung
-
Bakal Dipanggil Senin Depan, Ketua DPR Tanya Mendag Lutfi: Kenapa Migor bisa Carut Marut Seperti ini?
-
Viral Cerita Tolong Ibu yang Kesulitan Bayar Biaya UTBK Anak, Warganet: Panjang Umur Orang Baik
-
Pedas! La Nyalla Sebut Kasus Ekspor Minyak Goreng Bukti Kerakusan Oligarki
-
Persediaan Mulai Melimpah, 20 Ton Minyak Goreng Masuk ke Kabupaten Kuansing, Dijual Rp14 Ribu Per Liter
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan