SuaraJogja.id - Kepala UPT Terminal Giwangan, Dishub Kota Yogyakarta, Bekti Zunanta mengatakan program mudik massal dari Jasa Raharja dan DKI Jakarta cenderung sedikit pada mudik lebaran 2022 ini. Tercatat hanya 45 bus yang masuk ke Kota Pelajar yang telah diberangkatkan, Rabu (27/4/2022) pagi.
"Tidak sampai 100 bus jumlah pemudik yang datang. Program dari Jasa Raharja 5 bus, sementara dari DKI Jakarta yang 40 bus," ujar Bekti dihubungi wartawan, Rabu (27/4/2022).
Bekti mengatakan pemberangkatan bus sendiri dimulai sejak Rabu, pukul 09.00 WIB. Prediksi kedatangan pukul 21.00 WIB.
"Nanti jam 21.00 WIB harusnya sudah datang, kita juga masih bersiaga di terminal," katanya.
Ia memprediksi pemudik atau wisatawan yang ke Jogja lebih banyak yang menggunakan kendaraan pribadi. Hal itu diakui lantaran masih ada kekhawatiran sebaran Covid-19.
Lebih lanjut, meski jumlah kedatangan bus dari DKI Jakarta cenderung sedikit, keberangkatan penumpang mudik dengan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) cukup banyak. Sejak 25 April tercatat sebanyak 3.496 orang.
"Kalau dalam beberapa hari terakhir, jumlah penumpang bus yang kita berangkatkan lebih banyak dibanding yang datang," kata dia.
Bekti menyebut pemudik yang diberangkatkan dari Terminal Giwangan ke luar DIY didominasi ke wilayah Sumatera. Selanjutnya Purwokerto, Cilacap hingga Surabaya menjadi daerah yang cukup banyak menjadi tujuan pemudik dari Jogja.
"Puncak arus mudik lebaran nanti diprediksi tanggal 30 April. Tapi kalau jumlahnya belum bisa dipastikan. Kita amati dulu selama 2-3 hari kedepan," terang dia.
Baca Juga: Arus Mudik Penumpang Terpantau Meningkat, Terminal Giwangan Mulai Berangkatkan Bus Tambahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik