SuaraJogja.id - Ketua Koperasi Notowono Mangunan Purwo Harsono menargetkan sebanyak lima ribu wisatawan berkunjung ke Mangunan saat libur lebaran. Jumlah tersebut ditargetkan pada akhir pekan.
"Targetnya dalam satu hari jumlah kunjungan mencapai di angka lima orang, khususnya saat long weekend," katanya, Sabtu (30/4/2022).
Lantas, di hari-hari biasa targetnya sebanyak seribu wisatawan. Namun, dengan catatan tidak ada pembatasan mobilitas masyarakat.
"Kalau di hari-hari biasa targetnya seribu wisatawan. Harapannya seperti itu dengan catatan jika tidak ada pembatasan wisata," ujar Ipung, panggilan akrabnya.
Dia mengatakan bahwa target tersebut bahkan tidak sampai ambang batas yang sudah ditetapkan pemerintah yakni 25 persen di tempat wisata.
"PPKM ini kan dibatasi maksimal 25 persen tapi kami belum pernah menyentuh itu. Harapannya dengan pelevelan PPKM itu bisa 50 persen dari sebelum ada pandemi. Contohnya kunjungan ke Hutan Pinus pernah mencapai 9.600 hingga 10.000 wisatawan," paparnya.
Ipung berharap pemudik akan benar-benar menikmati suasana alam. Sebab, di alam, katanya, cenderung aman dari penularan Covid-19.
"Karena hampir tidak pernah ada kasus, harapannya itu jadi pilihan dan ketika terjadi lonjakan persiapan kami sudah kerja sama dengan stakeholder lainnya untuk sukses menangani pandemi," ujarnya.
Menyambut hari raya lebaran, sambung dia, tidak ada atraksi wisata di Mangunan. Pihaknya tidak fokus menggelar atraksi wisata karena masih menunggu pengaturan terhadap regulasi Covid-19.
Baca Juga: Jelang Lebaran Harga Daging Sapi dan Daging Ayam di Bantul Naik
"Jangan sampai nanti ketika sudah menyiapkan event besar tapi ternyata masih enggak diperbolehkan," terangnya.
Berita Terkait
-
Antisipasi Kecelakaan di Jalur Tanjakan Menuju Mangunan, Koperasi Notowono Siapkan 28 Tim Ganjal
-
Kebun Buah Mangunan, Destinasi Wisata Jogja Layaknya Negeri di Atas Awan
-
Bus Pariwisata Dipastikan Tak Boleh Lewat Jalan Dlingo-Imogiri, Begini Skenario Bila akan ke Mangunan
-
Tahun Baru Berlalu, Kawasan Mangunan Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup