SuaraJogja.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama keluarga meninggalkan Gedung Agung Yogyakarta pada Rabu (4/5/2022) siang.
Berdasarkan pantauan SuaraJogja.id di lapangan sejak pukul 12.13 WIB wilayah sekitar Gedung Agung Yogyakarta sudah dipenuhi warga. Baik dari masyarakat sekitar Malioboro maupun wisatawan yang sengaja berhenti menanti orang nomor satu di Indonesia itu keluar.
Jokowi sendiri baru terlihat keluar dari Gedung Agung sekira pukul 12.40 WIB. Dengan kemeja putih, Jokowi langsung menemui sejumlah orang yang sudah berbaris di halaman depan untuk berfoto bersama.
Tak lama seusai berfoto bersama, Jokowi bersama rombongan langsung masuk ke mobil untuk meninggalkan Gedung Agung. Jokowi terlihat masih menaiki mobil Toyota Alphard dengan nomor polisi H 554 TO yang sudah digunakan sejak datang ke Yogyakarta.
Pasukan Pengamanan Presiden (Pampampres) dan kepolisian sudah berada di jalan depan Gedung Agung untuk mengatur arus lalu lintas. Pengendara dari arah Malioboro sempat dihentikan terlebih dahulu menunggu Jokowi dan rombongan lewat.
Saat keluar perlahan dari dalam Istana Kepresidenan Yogyakarta itu, Jokowi sudah diteriaki heboh oleh masyarakat yang telah menunggunya sejak tadi. Mereka memanggil-manggil Jokowi dengan lantang.
"Pak Jokowi, Pak Jokowi, lihat ke sini Pak Jokowi," teriak sejumlah orang di depan Gedung Agung Yogyakarta.
Jokowi yang duduk di kursi belakang dengan kaca yang sudah diturunkan terlihat memangku cucunya Jan Ethes Srinarendra. Mereka berdua yang kompak dengan kemeja warna putih tampak ramah melambaikan tangan kepada masyarakat.
Baca Juga: Jokowi Main Bareng Cucu di Gedung Agung Yogyakarta, Isi Lebaran Keliling Naik Delman
"Dada, dada," kata Jan Ethes sembari melambaikan tangan menirukan Jokowi yang ada di sampingnya.
Belum ada informasi lebih lanjut kemana terkait dengan tujuan Jokowi setelah ini.
Diketahui sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (30/4/2022) siang. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu juga disambut oleh masyarakat setempat dan wisatawan.
Jokowi sendiri berada di Yogyakarta selama lima hari. Sejumlah agenda kegiatan dilaksanakan saat merayakan Lebaran di Kota Gudeg ini. Mulai dari membagikan sembako, salat Idul Fitri di Gedung Agung, hingga bersilaturahmi dengan Sultan di Keraton Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Jokowi Main Bareng Cucu di Gedung Agung Yogyakarta, Isi Lebaran Keliling Naik Delman
-
Pakai Mobil Buggy Istana Kepresidenan Yogyakarta, Presiden RI Joko Widodo Mengemudi untuk Tiga Cucunya
-
Prabowo Silaturahmi Lebaran ke Jokowi, Jokpro Malah Minta Kemesraan Berlanjut ke 2024
-
Antisipasi Macet Saat Arus Balik, Jokowi Minta Pemudik Kembali Lebih Awal
-
Presiden Jokowi Sebut Arus Mudik Lebaran Tahun Ini Lancar
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat