SuaraJogja.id - Kamis (5/5/2022) sore itu menjadi pengalaman menegangkan kedua kalinya bagi wanita 37 tahun asal Kampung Sanggrahan, Semaki, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja. Tepat setelah duduk di kursi rumahnya suara gemuruh yang disebabkan angin kencang mengagetkan dirinya.
Baru saja datang dari rumah sakit usai mengontrol kesehatan, Lulu Susilowati langsung mendapat musibah yang tak terduga. Sekitar pukul 15.00 WIB terjadi angin kencang yang berdampak di dekat rumahnya hingga menyebabkan roboh.
"Siang hari itu kan cuaca cerah terus kemudian ada angin dari barat dan sebelah timur bertemunya di tengah. Nah angin itu muter aja di sini setelah itu benda-benda di dekat rumah saya terangkat dan akhirnya merobohkan rumah saya," ujar Lulu ditemui SuaraJogja.id, Kamis.
Sebelum peristiwa, keempat anak Lulu sedang berada di rumah. Saat itu Lulu dan empat anaknya akan memasak untuk makan malam, namun hempasan angin tersebut membatalkan rencananya.
"Setelah suara itu saya langsung menarik tangan anak-anak saya ke pintu belakang. Karena suaranya keras sekali dan saya takut tertimpa juga, saya menendang pintu belakang agar terbuka. Karena beberapa tembok itu sudah ambruk dan menimpa barang-barang saya," kisah Lulu sambil menunjuk bangunan tembok yang nyaris menimpa dia dan empat anaknya.
Beruntung, Dewi Fortuna masih memihak untuk kedua kalinya ke warga asal Jogja ini yang pernah menjadi korban Gempa Jogja 2006 lalu.
Dua buah mobil dan bangunan di atas tanah seluas 1.000x500 meter persegi itu ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Lulu masih bersyukur. Ia dan anak-anaknya selamat, untuk urusan barang berharga dipikirkan belakangan.
"Sebenarnya saat menyelamatkan anak-anak juga panik, bahkan satu anak saya hanya berdiri tak bisa bergerak, mungkin karena shock juga. Untung masih selamat," katanya.
Baca Juga: 39 Rumah di Binjai Rusak Diterjang Puting Beliung
Untuk kerugian yang dialami Lulu, ditaksir sekitar Rp10 juta lebih. Sementara Lulu dan empat anaknya mengungsi terlebih dahulu di rumah saudara yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Sementara Ketua RT 5, Kampung Sanggrahan, Kelurahan Semaki, Kemantren Umbulharjo, Dwi Yunanto mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD Kota Yogyakarta atas insiden itu.
"Kita langsung menghubungi BPBD dan dilakukan asesmen. Jadi satu bangunan ini yang rusak parah," katanya.
Dwi menambahkan ada sekitar 8 rumah warga lain yang ikut terdampak. Sementara bantuan terpal bagi 8 KK itu sudah diberikan.
"Ada beberapa rumah yang belum bisa dievakuasi karena kondisi gelap. Karena angin kencang tadi berdampak ke kabel listrik dan masih terjadi pemadaman," katanya
Terpisah, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Yogyakarta Petrus Singgih Purnomo menjelaskan, ada satu bangunan roboh akibat angin kencang Kamis sore yang ditempati Lulu Susilowati.
Berita Terkait
-
39 Rumah di Binjai Rusak Diterjang Puting Beliung
-
Tempat Halal Bihalal di Ciamis Ambruk Diterjang Angin Kencang
-
Puting Beliung Menerjang Jember di Momen Lebaran
-
Kasihan, Jelang Lebaran Puluhan Rumah di Sidoarjo Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung
-
Cuaca Ekstrem Mengintai, Pemudik Diminta Waspada
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah