SuaraJogja.id - Angin puting beliung yang menerjang Kota Jogja, Kamis (5/5/2022) sore menyebabkan dua rumah roboh serta puluhan atap rumah terbang dan sejumlah pohon tumbang. Insiden tersebut terjadi lebih kurang pukul 15.00 WIB.
Laporan kejadian bencana yang diterima SuaraJogja.id dari pesan resmi Pusdalops BPBD Kota Yogyakarta, menyebutkan terdapat 24 kejadian yang berdampak ke rumah dan lingkungan warga.
Dijelaskan, tercatat 17 atap rumah terbang akibat puting beliung. Insiden tersebut paling banyak terjadi di wilayah Kemantren Umbulharjo. Selain itu terjadi juga di 4 rumah warga wilayah Baciro, Gondokusuman.
Pohon tumbang terjadi di Umbulharjo yang berdampak pada 3 rumah warga. Saat ini tim BPBD sedang melakukan asesmen untuk penanganan.
Sementara itu, terdapat satu rumah di Kampung Miliran, Umbulharjo, Kota Jogja roboh. Bangunan seluas 28 meter persegi itu ambruk akibat puting beliung.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Yogyakarta Petrus Singgih Purnomo menerangkan, selain di Miliran, satu bangunan rumah roboh juga terjadi di Kampung Sanggrahan, Semaki, Umbulharjo, Kota Jogja.
"Laporan sementara terdapat 1 rumah yang roboh. Saat ini masih dilakukan asesmen," katanya, Kamis sore.
Insiden angin puting beliung ini, kata Singgih kerap terjadi saat musim pancaroba seperti saat ini.
"Kejadian seperti ini biasa terjadi musim pancaroba. Ini sudah mulai berkurang hujannya dan akan masuk ke musim kemarau. Kemungkinan ini masih ada, tapi tidak bisa diprediksi," kata Singgih.
Baca Juga: Jogja Dilanda Angin Puting Beliung, Lulu Warga Semaki Ceritakan Insiden Rumahnya Roboh
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat lebih waspada, terutama terhadap pohon tinggi yang dirasa rapuh dan berpotensi tumbang.
"Segera dipangkas atau melaporkan ke KTB, sehingga dapat meminimalisasi insiden dan juga korban jiwa dari bencana itu," kata dia.
Angin puting beliung yang menerpa Kota Jogja ini, sempat ramai di media sosial Twitter. Akun @JogjaUpdate menjelaskan puting beliung terjadi sekitar pukul 15.28 WIB.
Berita Terkait
-
Jogja Dilanda Angin Puting Beliung, Lulu Warga Semaki Ceritakan Insiden Rumahnya Roboh
-
39 Rumah di Binjai Rusak Diterjang Puting Beliung
-
Tempat Halal Bihalal di Ciamis Ambruk Diterjang Angin Kencang
-
Puting Beliung Menerjang Jember di Momen Lebaran
-
Kasihan, Jelang Lebaran Puluhan Rumah di Sidoarjo Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta