SuaraJogja.id - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pemuda meledakkan petasan di dalam lingkungan kuburan viral di media sosial.
Video pendek yang menapilkan aksi seklompok pemuda tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @trendingnow.tv pada Sabtu (7/5/2022).
"Viral sekelompok pemuda meledakkan petasan di kuburan," tulis pemilik akun mengawali keterangan dalam kolom caption unggahannya.
Dalam video tersebut tampak sejumlah pemuda tengah bermain petasan di area tengah makam. Salah satu pemuda berpakaian abu-abu meledakkan petasan tepat di samping sebuah makam.
Menjadi tempat peledakan petasan, tampak lingkungan makam tersebut menjadi kotor akibat kertas bekas petasan yang diledakkan berserakan memenuhi lingkungan makam tersebut.
Hal ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Beberapa warganet mengecam dan menyayangkan aksi sekelompok pemuda tersebut sebab makam dikenal sebagai tempat sakral.
"... namun tindakan mereka yang divideo sangat tidak beradab, mengingat sejak kecil kita diajarkan mengucap salam setiap lewat kuburan, begitulah islam mengajarkan adab ke penganutnya," ungkap seorang netizen.
"Bukan masalah penghuni keganggu atau gimana, biasanya musim lebaran gini makam udah dibersihin sama sanak family," tulis netizen lainnya.
"Ga kebayang itu kuburan keluarga, saudara dan teman-teman dibuat begitu," komentar warganet.
Baca Juga: Nyalakan Petasan, Dua Pria Bingung Cari Bocil Tiba-tiba Hilang: 'Bukan Sulap'
"Memang manusia banyak ngerusaknya," tukas yang lain.
"Gimana ya? cuma terkesan ga punya tata krama dan etika aja. Sebab keluarga almarhum dan almarhumah pasti merasa terganggu ataupun tersinggung jika makam sanak sodaranya dijadikan lokasi bermain petasan, yang tentunya berbahaya bagi yang memainkan dan mengotori tempat peristirahatan terakhir tersebut," tulis warganet.
"Kasihan juga kan para pengurus makam yang harus ngebersihin serpihan sampah bekas ledakan petasan," tambahnya.
[Kontributor SuaraJogja.id/Gita Putri Rahmawati]
Berita Terkait
-
Nyalakan Petasan, Dua Pria Bingung Cari Bocil Tiba-tiba Hilang: 'Bukan Sulap'
-
Sorotan Berita Kemarin: Volume Arus Pemudik di Terminal Arjosari Malang Sampai Pria Tewas Kena Ledakan Petasan
-
Cerita Naufal, Bocah Pembersih-bersih Makam di TPU Tegal Alur, Sehari Bisa Raup Uang Rp1 Juta Saat Lebaran
-
Malang Nian Nasib Sukarman, Mau Silaturahmi Malah Tewas Kena Ledakan Petasan di Jalanan
-
Tak Habis Pikir, Pria Ini Nekat Berkali-kali Nyalakan Petasan di Dalam Rumah, Warganet: Beban Keluarga
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah