-
Reza Arap dan AAAClan menyapa ratusan penggemar dalam acara screening dan meet & greet di Yogyakarta yang disambut dengan antusias luar biasa.
-
Film debut penyutradaraan Reza Oktovian ini mengusung genre komedi-horor dengan sentuhan romansa dan persahabatan, menghadirkan tawa sekaligus momen haru, serta menjadi legacy bagi almarhumah Lula Lahfah.
-
Seluruh tiket roadshow di enam kota terjual habis, membuktikan antusiasme tinggi penonton sebelum tayang reguler di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026.
SuaraJogja.id - Ratusan penggemar memadati Jogja City Mall pada Rabu (19/8/2026) untuk menghadiri screening sekaligus meet and greet film Harusnya Horror.
Kehadiran Reza Oktavian (Reza Arap), Teguh Prakoso (Tepe), Yuka Theo, dan Niko Junius mendapat sambutan luar biasa dari penonton yang antusias ingin menyaksikan langsung debut akting para member AAAClan.
Film garapan Ess Jay Pictures ini menjadi debut penyutradaraan Reza Arap. Harusnya Horror sebelumnya telah menghibur puluhan ribu penonton lewat rangkaian roadshow di enam kota, yakni Bandung, Karawang, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Solo, sejak Minggu (16/8) pekan lalu.
Seluruh tiket special screening terjual habis, membuktikan tingginya antusiasme publik bahkan sebelum tayang reguler di bioskop besok.
Mengusung genre komedi-horor, film ini sukses membuat penonton tertawa sekaligus terharu. Kelakuan para member AAAClan di layar lebar tampil jauh berbeda dibanding saat mereka berada di depan livestream Marapthon.
Namun, kisah romansa dan persahabatan antara karakter Mas dan Gea, yang diperankan oleh Reza Arap dan almarhumah Lula Lahfah, justru menghadirkan momen hangat yang menyentuh hati.
“Ini adalah salah satu karya yang menjadi legacy almarhumah Lula Lahfah, dan saya akan tetap merayakannya,” ujar Reza.
“Film Harusnya Horror jadi pengalaman pertama teman-teman AAAClan akting secara serius, dan ini menjadi kanvas yang baru untuk bereksplorasi," sambungnya.
Bagi George Tierson (Jot), memerankan karakter Kevin menjadi pengalaman menantang sekaligus reflektif.
Baca Juga: Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?
“Di film ini, gue sebagai Kevin memiliki sahabat yang sebenarnya saling kepentok. Namun, para karakternya menunjukkan perjalanan persahabatan. Dan sahabat menurut gue orang yang selalu ada buat lo, saat senang mungkin nggak ada tapi saat susah sudah pasti ada,” ungkap Jot.
Selain Reza, Tepe, Yuka, dan Niko, film ini juga menampilkan seluruh member AAAClan, yaitu Garry Andriawan Ang (Garry), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), dan Bravyson (Vicong).
Dukungan juga datang dari Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Cellos). Film ini sekaligus menjadi penghormatan untuk almarhumah Lula Lahfah.
Diproduseri oleh Sridhar Jetty, dengan ko-produser Jimmy L. Lalwani dan produser eksekutif David S Suwarto, Harusnya Horror resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026.
Film ini bukan sekadar komedi-horor, melainkan juga kisah tentang persahabatan, romansa, dan legacy yang akan terus dikenang. Harusnya Horror hadir sebagai bukti bahwa karya anak muda bisa menghibur sekaligus menyentuh hati penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY