SuaraJogja.id - Sejak 1 Mei sampai Senin (9/5/2022) hari ini, penambahan kasus COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo melandai, sehingga tingkat keterisian bangsal isolasi di rumah sakit rujukan COVID-19 di wilayah ini sebanyak nol pasien.
"Sejak 1 Mei hingga hari ini, di Kulon Progo tidak ada penambahan harian terkonfirmasi COVID-19. Hal ini tentu berdampak positif terhadap tingkat keterisian bangsal isolasi di rumah sakit rujukan COVID-19 sebanyak nol persen dari 132 tempat tidur yang disediakan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Minggu.
Seperti diketahui, 132 tempat tidur pasien terkonfirmasi COVID-19 ini disediakan di dua rumah sakit milik pemerintah dan tujuh rumah sakit swasta di Kulon Progo. Sampai saat ini, jumlah terkonfirmasi COVID-19 yang aktif sebanyak 10 pasien. Mereka menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan petugas dari puskesmas dan satgas COVID-19 tingkat desa.
Baning mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski kasus COVID-19 sudah landai. Protokol kesehatan mulai dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
"Protokol kesehatan dapat menekan penyebaran COVID-19. Kami juga mengingatkan masyarakat yang belum vaksin, segera melakukan vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Kami siap memberikan pelayanan vaksin," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan saat ini, jumlah Rukun Tetangga (RT) yang berstatus zona kuning tinggal yakni sembilan RT atau 0,20 persen dari total 4.478 RT.
"Kulon Progo berstatus zona hijau penyebaran COVID-19, terbukti 99,80 persen atau 4.469 RT zona hijau dari total 4.478 RT," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Pantau Perkembangan Kasus COVID-19 Usai Lebaran, Pemerintah Tunggu 20 Hari ke Depan
-
Kasus Covid-19 di Riau Terus Melandai, 4 Pasien Masih Dirawat di RS
-
H+6 Lebaran, Kasus Positif Covid-19 DIY Bertambah Enam Orang
-
Epidemiolog Sebut Kasus Covid-19 Bakal Meledak Sebulan Mendatang Usai Mudik Lebaran
-
Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2022, Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 245 Orang, 17 Jiwa Meninggal Dunia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
BRI Salurkan Banknotes SAR 152,49 Juta untuk Haji 2026, 203.320 Jemaah Bisa Gunakan di Tanah Suci
-
BRI Permudah Investasi Lewat Cicil Emas BRImo, Proses 60 Detik
-
Belum Berlaku Pekan Ini, Pemkab Sleman Masih Sinkronkan Jadwal WFH dengan Instansi Vertikal
-
#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Dukung Jurnalisme Berkualitas
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas